RADAR JOGJA – Pemprov DIJ sempat memiliki target 100 persen warga DIJ tervaksin dosis pertama pada akhir November ini. Namun, target itu hampir dipastikan tidak tercapai. Hal ini menyusul masih banyaknya warga yang belum divaksin dosis pertama.

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIJ Sumadi mengatakan, hingga Sabtu (20/11) capaian vaksinasi dosis pertama di DIJ mencapai 95,61 persen. Artinya ada 4,39 persen penduduk di DIJ yang belum divaksin dosis pertama. Mereka yang belum divaksin rata-rata adalah kelompok lansia dan menempati wilayah pelosok.

“Selain itu juga ada warga yang masih enggan divaksin dan pilih-pilih vaksin. Untuk kelompok lansia dan menempati wilayah pelosok, dalam minggu depan, sudah ada yang akan mendatangi (vaksinasi door to door). Sedangkan yang enggan divaksin dan pilih-pilih vaksin, akan kami edukasi,” katanya Minggu (21/11).

Dengan kondisi itu, kata Sumadi, maka target 100 persen warga DIJ tervaksin dosis pertama pada akhir November tidak tercapai. Pemprov menargetkan, 100 persen warga DIJ telah divaksin dosis pertama pada Desember mendatang. “Selain itu, kemarin kami juga minta kepada Diskominfo DIJ untuk mengecek data, dari sekian yang divaksin ada berapa yang benar-benar warga DIJ,” tambahnya.

Menurut data dari Dinas Kesehatan DIJ, dari 2,8 juta sasaran vaksinasi dosis pertama yang telah terealisasi 95,61 persen. Kota Jogja menempati urutan pertama realisasi vaksinasi dengan capaian dosis pertama 100 persen, Sleman 89,52 persen, Kulonprogo 84,57 persen, Bantul 81,27 persen dan Gunungkidul 77,05 persen.

Untuk vaksinasi dosis kedua, capaian vaksinasi di DIJ tercatat 82,7 persen. Di mana untuk tenaga kesehatan, dari target lebih 33.799 sasaran telah tervaksin dosis pertama 50.721 sasaran (150,07 persen) dan 48.955 sasaran untuk dosis kedua (144,84 persen), dosis ketiga 34.870 sasaran (103,17 persen).

Untuk pelayan publik dari 334.754 sasaran telah tervaksin dosis pertama 673.864 (201,30 persen), dan dosis kedua 626.628 sasaran (187,19 persen). Lanjut usia dengan sasaran 472.852 telah tervaksin dosis pertama 364.510 (77,09 persen), dosis kedua 303.320 (64,15 persen). Umum dari 1.726.852 sasaran, dosis pertama 1.264.833 (73,25 persen), dosis kedua 1.041.421 (60,31 persen). “Remaja dari 311.596 sasaran, terealisasi dosis pertama 399.291 sasaran (128,14 persen) dan dosis kedua 354.606 sasaran (113,80 persen),” kata Sumadi. (kur/laz)

Jogja Raya