RADAR JOGJA – Enam kendaraan pariwisata dipaksa putar balik pada akhir pekan kemarin. Penyebabnya, keenamnya tidak bisa menunjukan syarat-syarat mobilitas di kala pandemi Covid-19. Terutama kartu vaksin daari penumpang maupun kru kendaran pariwisata.

Kebijakan ini merupakan wujud komitmen dari one gate system. Seluruh kendaraan pariwisata yang akan masuk Kota Jogja wajib ke Terminal Giwangan. Untuk pemeriksaan syarat-syarat administrasi terutama untuk vaksin Covid-19.

“Detilnya satu bus dari 64 kendaraan yang masuk pada hari Sabtu (23/10) dan 5 kendaraan dari 142 bus yang masuk pada hari Minggu (24/10). Putar balik, ya karena kendaraan tidak lolos pemeriksaan,” jelas Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Senin (25/10) .

Dari enam kendaraan yang tak lolos mayoritas karena vaksin. Para penumpang maup[un kru armada pariwisata tidak bisa menunjukan kartu vaksin. Sesuai kebijakan maka bus tidak boleh masuk Kota Jogja.

Adapula bus pariwisata yang melanggar aturan one gate system. Tercatat 2 unit bus pariwisata tak berstiker lolos pemeriksaan. Artinya 2 bus ini masuk ke Kota Jogja tanpa melalui Terminal Giwangan.

“Terjaring patroli petugas Dishub Kota Jogja. Lalu diminta menjalani pemeriksaan di Terminal Giwangan terlebih dahulu sebelum diarahkan ke kantong-kantong parkir,” katanya.

Berdasarkan evaluasi, Heroe memastikan belum ada lonjakan angkutan pariwisata. Jumlah armada pariwisata masih dalam kategori normal. Begitupula jumlah penumpang atau wisatawan yang berada dalam bus-bus tersebut.

Dia memaparkan rata-rata bus pada Sabtu berkisar 70 hingga 80 unit. Sementara saat Minggu bisa terjadi lonjakan hampir 2 kali lipat. Angka rata-rata mencapai 140 kendaraan dalam satu hari.

“Jadi belum ada lonjakan, bisa dibilang masih dalam batas wajar, karena masih tak jauh dari rata-rata,” ujarnya.

Terkait one gate system, Heroe menjelaskan masih tahap uji coba. Dia juga akan terus mengevaluasi penerapan lapangan. Termasuk adanya kemungkinan berlangsung setiap hari.

“One gate system itu kan baik hari weekend maupun weekdays. Harapannya semua yang berwisata ya nyaman, kita yang menerima juga nyaman karena berada di dalam lingkungan yang sudah divaksin,” katanya. (dwi)

Jogja Raya