RADAR JOGJA – PSIM Jogja akhirnya memetik kemenangan perdana di Liga 2 2021. Bertanding di Stadion Manahan Solo, kemarin sore (19/10), anak-anak Jogja menang dua gol tanpa balas atas PSG Pati. Gol-gol PSIM dicetak oleh Aditya Putra Dewa (APD) lewat titik putih pada menit ke-59 dan Sugeng Efendi menit ke-86.

PSIM memulai pertandingan dengan kepercayaan penuh. Tim berjuluk Laskar Mataram itu langsung tancap gas dan tampil menekan. Setidaknya sampai 20 menit awal, PSIM mampu mendominasi jalannya laga. Sayang, beberapa peluang yang didapat gagal dikonversikan menjadi gol.

Rapatnya lini pertahanan PSG cukup membikin para pemain PSIM frustasi. Sebab, sejumlah serangan yang dilancarkan ke gawang Annas Fitranto berakhir sia-sia. Tak habis akal, PSIM mencoba opsi tendangan jarak jauh untuk mencuri gol. Beberapa di antaranya lewat kaki Shavio Seva, Beny Wahyudi, dan APD. Tapi, usaha itu masih belum berhasil.

Sejatinya, PSG bukan tanpa perlawanan. Mereka juga sempat mengancam melalui winger Zulham Zamrun pada menit ke-13. Namun, sontekan pemain 33 itu melebar ke sisi kiri gawang PSIM yang dijaga Imam Arief Fadillah. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.

Di paro kedua, serangan PSIM lebih mengancam gawang PSG. Setelah melalui berbagai usaha, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. APD sukses mencetak gol pembuka dari titik putih. Hadiah penalti didapat usai bek PSG Junda Irawan melakukan handsball di kotak terlarang.

Empat menit jelang laga bubar, Laskar Mataram berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini lewat tendangan keras Sugeng Efendi yang memanfaatkan kesalahan bek lawan. Hingga babak kedua berakhir, skor 2-0 bertahan untuk keunggulan PSIM.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara bersyukur dengan kemenangan ini. Ia juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya untuk merebut poin penuh. “Ini memang keinginan kami untuk bisa memenangkan pertandingan. Dan, ya Alhamdulillah sesuai harapan,” katanya usai laga.

Kendati menang, pelatih asal Kalasan, Sleman, itu menilai masih ada beberapa hal yang menjadi kekurangan timnya. Sebab, di laga kemarin sore ia melihat ada sejumlah pemain yang bermain kurang lepas. “Tapi harapan kami ke depan akan lebih baik. Di babak pertama kami lebih melihat situasinya bagaimana dan babak kedua kami beri kebebasan pemain untuk berimprovisasi. Alhamdulillah babak kedua kami bisa mencuri dua gol,” ujar Seto.

Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga berterimakasih kepada suporter yang telah mendukung dan mendoakan tim sampai saat ini. “Perjalanan masih panjang, doakan kami terus,” pintanya.

Yang pasti, Seto berujar kemenangan itu merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. Hasil positif ini diharapkan bisa mendongkrak motivasi Purwaka Yudhi cs di laga-laga berikutnya. “Semoga dengan hasil ini masalah mental dan kekhawatiran tim bisa terkikis pelan-pelan. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya bisa terus ambil poin penuh,” paparnya.

Kegembiraan juga dirasakan gelandang muda PSIM Dominico Savio Sheva Maresca Amavisca. Sheva, sapaannya, senang akhirnya timnya meraih kemenangan perdana di liga musim ini. “Puji Tuhan pada pertandingan yang cukup berat ini kami dapat poin penuh,” ungkap pemain 20 tahun itu. Sheva berujar hasil ini menjadi modal bagus untuk laga selanjutnya melawan Persijap Jepara (25/10). (ard/laz)

Jogja Raya