RADAR JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X berharap seluruh wilayah DIJ masih akan berstatus level 3 pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Keputusan soal naik turunnya status PPKM sendiri diputuskan oleh pemerintah pusat.

HB X khawatir jika PPKM Level 2 diterapkan akan berpotensi mengundang wisatawan dengan jumlah yang lebih banyak lagi ke DIJ. Seperti yang terjadi belakangan setiap akhir pekan. “Kami susah kontrol. Ya moga-moga tidak naik saja (kasus Covid-19, Red),” ujarnya ketika ditemui wartawan di Kompleks Kepatihan, kemarin (18/10).

Lebih lanjut gubernur meminta kepada warga DIJ untuk tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting saat libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW. “Besok (hari ini, Red) ora libur lho ya, kalau masyarakat jenuh lalu pergi (wisata) bisa senang. Tapi saya kan khawatirnya makin banyak yang pergi, semakin tinggi kasus Covid-19,” katanya.

Sementara itu, penambahan kasus positif Covid-19 di DIJ masih terus terjadi. Kendati jumlahnya terbilang sangat kecil dibandingkan satu atau dua bulan yang lalu. Kabiro Humas, Biro Umum, Humas dan Protokol Sekretariat Daerah DIJ Ditya Nanaryo Aji mengungkapkan adanya penambahan 15 kasus baru positif Covid-19 di DIJ.

“Ada penambahan sebanyak 15 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 155.509 kasus,” katanya. Ditya mengungkapkan adanya penambahan 60 kasus sembuh baru dari Covid-19. Sementara kasus meninggal dunia juga bertambah satu kasus. “Pos rate harian, hari ini (18 Oktober, Red) ada di angka 0,19 persen,” jelasnya. (kur/laz)

Jogja Raya