RADAR JOGJA – Tambahan medali emas dipersembahkan cabang olahraga (cabor) catur bagi kontingen Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Sekeping medali emas disumbangkan lagi oleh pecatur andalan DIJ Muhammad Kahfi Maulana di nomor catur standar.

Dari sembilan babak yang dimainkan, Kahfi memenangkan delapan pertandingan dan hanya kalah sekali. Ia mengumpulkan total 8,0 poin. Posisi kedua ditempati IM Yoseph Theolifus dengan 7,5 poin. Sementara peringkat ketiga ada Arif Abdul Aziz dengan 7 poin.

Hasil tersebut ssangat membanggakan. Sebab, itu adalah emas kedua yang didapat Kahfi di multievent empat tahunan itu. Pelatih catur DIJ Bima Triardi sangat puas dan bangga atas raihan anak asuhnya di PON. “Dalam pertandingan catur standar ini semua lawan sangat bagus-bagus. Tinggal siapa yang lebih siap. Alhamdulillah kami dapat emas lagi,” ujar Bima kepada Radar Jogja kemarin (13/10).

Bima berujar, target ini sudah melebihi yang dibidik. Yang lebih membanggakan lagi, lanjutnya, lawan-lawan yang dihadapi Kahfi merupakan pecatur berpengalaman. “Semua didapat dengan perjuangan yang sangat luar biasa,” katanya.

“Semoga dengan apa yg didapat saat ini bisa menjadikan pacuan untuk jauh lebih bisa maju lagi caturnya,” tambah dia.

Bima juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat DIJ yang sudah mendoakan dan mendukung sampai sejauh ini. Yang pasti, raihan Kahfi di PON kali ini sangat membanggakan. Selain dua emas, sebelumnya pecatur asal Sleman itu berhasil menyabet medali perunggu di nomor catur kilat.

Ketua Kontingen DIJ di Merauke Nolik Maryono menuturkan, perjuangan sangat luar biasa. Sempat kalah di babak kedua, Kahfi dituntut untuk memenangi seluruh babak tersisa. “Alhamdulillah mental Kahfi bisa pulih kembali dan bangkit di babak ketiga sampai sembilan dimenangkan smua,” bebernya.

Sampai hari ke 12 PON XX, DIJ masih berada di posisi 16 klasemen sementara dengan delapan emas, 12 perak, dan 17 perunggu. (ard/din)

Jogja Raya