RADAR JOGJA – Pemerintah Kota Jogja menghadirkan acara bertajuk Sekati YK Ing Mall. Adaptasi dari Sekaten Keraton ini berlangsung hingga Senin (18/10). Lokasinya berada di 3 mal yang ada di Kota Jogja, Galeria Mall, Malioboro Mall dan Lippo Mall.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi berharap kegiatan ini dapat menjadi penanda era kebangkitan ekonomi. Terlebih para pesertav dari acara ini adalah pelaku UMKM Kota Jogja. Menghadirkan beragam produk kerajinan tangan berkualitas tinggi.

“Ingin mendorong pemulihan ekonomi. Lalu ingin pelaku UMKM tumbuh kembali di tengah Pandemi ini dan masa transisi pemulihan ekonomi,” jelasnya usai pembukaan Sekati YK Ing Mall di Malioboro Mall Jogjakarta, Rabu (13/10).

Heroe mengapresiasi seluruh peserta acara. Produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain itu dikuatkan dengan kualitas produk yang memiliki daya saing.

Adanya pameran di mal bertujuan membuka peluang pasar. Caranya dengan menjaring pasar konsumen pengunjung mal. Termasuk membuka peluang kerjasama produk UMKM dalam jangka panjang.

“Berdayakan pelaku UMKM di kota Jogja, menuju kebangkitan ekonomi,” katanya.

Pemilihan mal juga memiliki alasan yang kuat. Paling utama adalah sudah tersertikasi CHSE. Selain itu ketiga mal juga sudah memiliki QR Code Peduli Lindungi. Konsep ini juga untuk membiasakan pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan.

Disatu sisi, Heroe menegaskan Sekati YK Ing Mall bukanlah pengganti Sekaten Keraton. Kegiatan ini adalah wujud apresiasi terhadap kearifan lokal tradisional tersebut. Kegiatan Keraton Sekaten tetap terselenggara dengan adat tradisi Keraton Jogjakarta.

“Bukan pengganti sekaten. Sekaten masih ada, garebeg juga masih ada. Ini bagian untuk memeriahkan sekaten yang ada di keraton,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo memaparkan setiap mal mengusung konsep yang berbeda. Untuk Malioboro Mall dengan tema Craft dan Fashion, Galeria Mall mengangkat tema Anak Muda, dan Lippo Mall mengangkat tema Makanan Olahan.

Acara ini diikuti oleh 70 UMKM dari Kota Jogja. Pembagiannya 40 UMKM berada di Malioboro Mall, 20 UMKM di Galeria Mall dan 10 UMKM di Lippo Mall. Target dari kegiatan ini adalah mengenalkan potensi industri kreatif yang ada di Kota Jogja.

“Dari segi target pengunjung kami tidak terlalu memikirkannya, tetapi kami berharap agar masyarakat menjadi tahu bahwa ada acara Sekati. Lalu produk-produk UMKM juga terangkat,” katanya. (om6/dwi)

Jogja Raya