RADAR JOGJA – Ada pemandangan menarik di Gedung Pameran Temporer Museum Sonobudoyo sejak 8 Oktober lalu. Hingga 17 Oktober nanti dipamerkan karya komikus Tanah Air. Juga karya dari para pelajar tingkat SMA yang sudah punya kualitas cukup baik.

Ya, tahun ini Yogyakarta Komik Weeks kembali digelar. Acara itu biasanya menjadi ajang untuk para komikus Indonesia memamerkan karyanya. Baik yang sudah legendaris maupun yang masih baru.

Ketua Komik Weeks 2021 Yudha Sandy mengatakan, untuk tahun ini diusung tema “Kreasi Adaptasi”. Tema itu menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19, di mana para komikus tetap berkreasi sebagai bentuk adaptasi.

“Berkarya di tengah situasi pandemi, dalam keadaan normal yang baru, dan apapun nanti yang akan terus berubah, jadi bentuk adaptasi dalam mempertahankan kehidupan dan kehidupan karyanya,” kata Yudha kemarin (11/10).

Lebih lanjut ia menyatakan, dalam pameran itu ada 30 karya dari para komikus senior Tanah Air. Sementara 30 lainnya merupakan karya para finalis lomba Kukuruyug yang diikuti berbagai SMA di DIJ.

Kurator Yogyakarta Komik Weeks 2021 Terra Bajraghosa mengatakan, pihaknya mengalami beberapa tantangan dalam melaksanakan kegiatan itu. Salah satunya bagaimana menjalin pengertian dengan komikus mengenai konsep acara itu.

Menurut Terra, hal itu perlu obrolan panjang agar bisa tercapai pengertian di antara kedua belah pihak. Menurutnya, kebanyakan komikus mengira acara Yogyakarta Komik Weeks ini semacam bazar buku. “Konsep kami kan beda, yang dipamerkan tidak buku gitu kan,” tandasnya. (kur/laz)

Jogja Raya