RADAR JOGJA – Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 menjadi puncak rangkaian acara HUT Kota Jogja ke-265. Dalam kesempatan itu, Kota Jogja deklarasi tuntas vaksin dan launching city branding YK, sebagai langkah awal promosikan Kota Jogja ke internasional.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) dalam sambutannya mengatakan, 2021 ini merupakan tahun kedua merayakan HUT Kota Jogja dalam situasi pandemi Covid-19. HS, yang didampingi Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi dan Ketua PKK Kota Jogja Tri Kirana Muslidatun, pun mengajak mantri dari 14 kemantren untuk mendeklarasikan Kota Jogja tuntas vaksinasi. “Ini merupakan kerja keras kita bersama dibantu teman-teman semua tentu partisipasi warga kota Jogja. Akhir dari pelaksanaan vaksinasi ini,” katanya, tadi malam (7/10).

Tema Semar Boyong diambil pada WJNC #6, berarti recovery atau pemulihan. Lakon ini dipilih melanjutkan tema WJNC#5 yakni Babat Alas Mertani. Tema ini diambil sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Kota Jogja untuk setahap demi setahap memperbaiki keadaan selama pandemi berlangsung sejak 2020 lalu. Di sela acara juga diluncurkan city branding Kota Jogja, YK City of Media Art.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno mengapresiasi capaian vaksinasi di Kota Jogja yang sudah mencapai 100 persen. Hal itu menunjukkan keseriusan Kota Jogja untuk recovery. Juga momentum untuk pengembangan wisata budaya dan kreatif. “Sesuai dengan tema WJNC 2021 kali ini, Semar Boyong yang merupakan wujud recovery,” katanya.

Sandiaga menjelaskan WJNC 2021 menjadi momentum pengembangan wisata budaya dan produk kreatif. Salah satunya dengan penyelenggaraan even yang digelar dengan protokol kesehatan ketat dan disiplin. Implementasi protokol CHSE pun dipenuhi, sehingga tamu yang hadir bisa menikmati event secara aman dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga sudah mengenakan hoodie berwarna putih, dengan lambang brand baru Kota Jogja, YK. Dia menyambut baik brand baru Kota Jogja tersebut. Hanya dia berpesan, supaya brand tersebut harus terisntitusional dan terkomunikasi dengan baik ke masyarakat. Sandiaga mencontohkan, seperti brand Kota New York, dengan NY, The City that Never Sleep atau Paris The City of Love, sudah memiliki branding yang kuat. “YK City of Media Art itu harus bisa dikonritkan,” pesannya.

Wakil Gubernur DIJ Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIJ Hamengu Buwana X mengajak masyarakat dalam momentum sejarah perayaan HUT Kota masih dalam situasi pagebluk korona untuk semangat bangkit gumegrah bersama selaras dengan tema tanggap tanggon lan tuwuh. PA X mengajak bersama menjadi warga yang prayitna senantiasa siaga dalam menghadapi masa pandemi, jaga keselamatan dengan tetap disiplin proles ketat. “Raga sehat dan jiwa yang dipenuhi tekad semangat, InsyaAllah gerbang kebangkitan bisa kita buka menuju masa depan yang lebih mulia dan sejahtera,” katanya. (wia/pra)

Jogja Raya