RADAR JOGJA – Kebijakan ganjil genap untuk kendaraan yang melintas di kawasan utama wisata Malioboro, belum terlaksana. Terbukti masih dibukanya kawasan tersebut pada akhir pekan. Beragam jenis kendaraan bermotor masih bisa melintas di kawasan Malioboro sepanjang hari.

Kasatlantas Polresta Jogja, Kompol Chandra Lulus Widiantoro menuturkan, ganjil genap kawasan Malioboro masih jadi pembahasan. Terutama dengan Dinas Perhubungan Kota Jogja. Guna menemukan skema yang tepat dalam penerapan regulasi ini.

“Karena memang pada intinya kami masih menunggu koordinasi dari Dinas Perhubungan. Apakah Malioboro termasuk objek wisata atau sebagai pusat perbelanjaan bagi wisatawan yang masuk wilayah Malioboro,” jelas Kompol Chandra Lulus Widiantoro ditemui di pintu masuk Gembira Loka Zoo (GL Zoo), Sabtu (25/9).

Wacana ganjil genap merupakan tindak lanjut uji coba operasional tempat wisata. Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021. Berbicaralah tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali. Tujuan utama menekan kerumunan.

Berdasarkan pemantauan, terjadi lonjakan kendaraan bermotor di kawasan Malioboro. Beberapa kendaraan bermotor roda empat dengan plat luar Jogjakarta juga terlihat sejak pagi. Kepadatan volume kendaraan sempat terjadi dapat kurun waktu tertentu.

“Saat ini membludak ada istilahnya peningkatan wisatawan yang masuk ke area Malioboro. Kami duga bentuk euforia masyarakat  yang sebelumnya di level 4 kemudian turun level 3. Kami tetap imbau warga jangan lengah,” kata Kasatlantas Polresta Jogja Kompol Chandra Lulus Widiantoro.

Terkait target penerapan ganjil genap, pihaknya tak bisa gegabah. Satlantas, lanjutnya, tetap menunggu kajian bersama Dishub Kota Jogja maupun DIJ. Sehingga harapannya kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif di kawasan Malioboro.

“Kalau target sebetulnya tidak menargetkan tapi kami mengacu mendukung pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19,” ujar Kasatlantas Polresta Jogja Kompol Chandra Lulus Widiantoro.

Sementara di kawasan GL Zoo, kondisi terjadi sebaliknya. Arus lalulintas justru cenderung lancar. Tidak ada penumpukan arus kendaraan dari arah timur maupun selatan. Bahkan antrian menuju objek wisata ini tidaklah ramai.

Chandra memastikan jajarannya melakukan operasi ganjil genap secara rutin. Berlangsung secara periodik pada pagi dan siang harinya. Penerapan kebijakan sesuai dengan tanggal berlangsungnya operasi ganjil genap.

“Tadi pagi kami sudah melaksanakan pada pukul 08.00 WIB namun hasilnya tidak tampak kendaraan-kendaraan baik itu kendaraan pribadi atau umum. Seperti bus wisata yang memasuki wilayah kebun binatang Gembira Loka,” kata Kompol Chandra Lulus Widiantoro.

Selama operasi ganjil genap berlangsung tidak ada kendaraan yang diputar balik. Pertimbangannya adalah tidak ramainya kunjungan di wilayah GL Zoo. Sehingga tidak terjadi kerumunan di titik wisata ini.

“Kalau di kota besar seperti Jakarta sebetulnya mengurai kemacetan. Hanya saja di sini memang tidak ada penumpukan. Kami utamakan preventif tidak ada penilangan,” ujar Kasatlantas Polresta Jogja Kompol Chandra Lulus Widiantoro.(dwi/sky)

Jogja Raya