RADAR JOGJA-  Guna membantu perekonomian masyarakat yang menurun akibat adanya Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) khususnya dari kalangan pelaku UMKM,  Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) angkatan 1996/BHARATASENA menyelenggarakan bakti sosial serta peluncuran aplikasi usaha mikro kecil menengah atau UMKM presisi di Mako Brimob Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja Kamis (23/9).

Ketua Panitia Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto menuturkan, kami AKABRI Angkatan 1996/BHARATASENA menitik beratkan jumlah ekonomi nasional mengajak UMKM dan menggandeng pemasaran secara digital, sehingga tetap bisa bertahan dan bisa go internasional. Alumni AKABRI Angkatan 1996/BHARATASENA ingin ikut serta dalam meningkatkan UMKM dengan cara transformasi digital UMKM Presisi.

Apa yang kami lakukan masih jauh dari kekurangan, untuk itu kami membangun aplikasi UMKM presisi dan melakukan pelatihan dan pendampingan secara langsung. “Harapannya, bapak dan ibu dapat mendukung program kami dalam memasarkan aplikasi digital kami dan mudah-mudahan dapat mensejahterakan kesejahteraan rakyat,”ungkap Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto.

Budhi menambahkan seluruh pelaksanaan kegiatan Online tersebut telah mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang telah ditentukan oleh pemerintah, dengan memberikan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer dan menjaga jarak antar peserta pembelajaran online.

Untuk distribusi bansos, dari Intelkam 200 paket untuk warga piyungan, Brimob 270 paket untuk warga Nanggulan, Krimum 100 paket untuk warga Argobinangun Cangkringan, SPN 150 paket untuk warga Selopamioro, dan AU 100 paket untuk warga Berbah,”kata Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto.

Direskrimum Polda DIJ Kombes Pol Burkan Rudy Satria salah satu alumni Akabri ’96 menjelaskan rangkaian kegiatan yang digelar di Polda DIJ berupa pelaksanaan vaksinasi massal dan pendistribusian paket sembako.

“Di polda DIJ rangkaian kegiatan Akabri 96 diantaranya yakni vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan di SMP N 1 Piyungan Bantul. Sebanyak 3000 dosis vaksin tahap pertama selesai disuntikan pada rabu (22/9).

Selain itu, Kamis (23/9) sebanyak 820 paket sembako dan 1,25 ton beras didistribusikan kepada masyarakat Jogjakarta”, tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua DPR RI Puan Maharani, menyampaikan, launching UMKM digital adalah program untuk mendukung transformasi era digital dalam berjualan UMKM.

“Transformasi UMKM digital presisi sangat baik karena dapat menunjang dalam usaha yang selama ini harus sering dilakukan secara online dan dalam pelatihan mohon dilakukan bersinergi dengan swasta secara sabar dan terus menerus karena pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 akan sangat mempengaruhi apa yang kita lakukan di tahun 2021.

Tidak mungkin pemerintah pusat melakukan segala hal sendiri kalau tidak dapat didukung oleh pemerintah daerah dan TNI Polri dalam penanggulangan covid 19,”kata Puan Maharani. (sky)

Jogja Raya