RADAR JOGJA-Ketua Komisi A DPRD DIJ, Eko Suwanto, menjelaskan hasil koordinasi Komisi A DPRD DIJ bersama Satpol PP dan Paniradya Keistimewaan lewat alokasi anggaran tahun 2021 melalui danais dan BTT, bantu 438 desa dan kelurahan dialokasikan Rp 26,1 miliar, dengan rincian Rp 22,6 miliar untuk 392 desa dan 3.5 M untuk 46 kalurahan di DIJ, 1 kelurahan di Kulonprogo dan 45 kelurahan di Kota Jogja.

Alokasi dana untuk bantu sarana dan prasarana jaga warga,  Rp 26,1 miliar dialokasikan antara lain guna bantu pengadaan tabung oksigen, oxyneter, alat fogging, masker, APD dan sembako. 22.6 M sudah sebagian teralokasikan ke desa desa, dilanjutkan yang 3.5 M untuk membantu 45 kelurahan di Jogjakarta dan 1 kelurahan di Kulonprogo.

“Semoga 26.1 M ini dapat membantu masyarakat dalam pencegahan dan penanganan covid di desa dan kelurahan,” ucap Eko Suwanto, Jumat, (17/9).

Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto menjelaskan khusus di 4  kabupaten sudah berjalan, sejak awal September lalu sementara di 46 kelurahan dengan 1 di Kulonprogo dan 45 lurah di kota Jogja sudah ada koordinasi.

“Harapan kita yang di kelurahan, terus menggelorakan semangat menolong orang lain. Khusus untuk SAR Istimewa nanti juga ada bantuan APD dan ambulans, serta mobil jenazah” kata Eko Suwanto.

Eko menambahkan sesuai alokasi anggaran sudah sesuai dengan ketentuan. Rp 26,1 miliar sudah berjalan dan berproses untuk dibelanjakan. Sementara untuk Rp 3,5 miliar di bawah koordinasi pemda lewat Satpol PP guna 46 kelurahan di Jogjakarta dan Kulonprogo.

“Kita harapkan bantuan ini dilaksanakan secepatnya agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat.  Meskipun tren kasus positif menurun, ada beberapa data yang perlu dilihat. Misalnya angka kematian, masih tinggi di atas nasional. Tingkat kesembuhan betul naik, tapi masih di bawah nasional.

Kerjasama TNI Polri, terus bekerja tangani COVID-19, disiplin dengan protokol kesehatan rajin cuci tangan dan jangan lengah, lalai karena masih ada penyakit menular. Pemda kerja keras, lari cepat dan pada saat yang sama masyarakat disiplin,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIJ, Suwardi mengatakan hasil dari PPKM yang diterapkan sudah terasa. Sekarang sudah kepala 1 dengan tiga digit. Upaya penanganan Covid-19 di DIJ didukung dengan alokasi anggaran lewat dana keistimewaan untuk percepatan penanganan penyakit menular.

“Ini hasil kerjasama semua, terima kasih. Melalui Komisi A kita dorong juga untuk 46 kelurahan yang sebelumnya belum masuk bantuan alokasi dana keistimewaan bisa mendapatkan. Termasuk alokasi untuk bantu vaksinasi. Semoga masyarakat semangat, kita berharap tetap jalankan prokes,” kata Suward.

Anggota Komisi A DPRD DIJ, Heri Dwi Haryono menuturkan dana Rp 26,1 miliar di alokasikan untuk membantu masyarakat tanggulangi Covid.

“Agar tetap  bisa digunakan dengan perubahan laporan APBDes, APB kelurahan dibuat sesuai kondisi di wilayah lalu dapat alokasi bantuan,” kata Heri Dwi Haryono. (sce/sky)

Jogja Raya