RADAR JOGJA РKebijakan mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU) , selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), di Kota Jogja kembali memakan korban. Gerobak sate milik Mat Tongkor hancur ditabrak motor di Jalan Letjen Suprapto, Notoyudan, Gedongtengen, Kota Jogja Rabu  Malam (14/9), sekitar pukul 21.30.

Tak ada korban jiwa dalam tabrakan. Hanya gerobak sate yang hancur karena tertabrak motor. Gerobak sate sempat terseret beberapa meter. Pecahan kaca dan tusukan daging sate pun memenuhi badan jalan. “Saya baru keluar gang, tiba-tiba ditabrak motor dari utara,” kata Mat Tongkor.

Dengan dialek Madura yang kental, Mat Tongkor mengaku, tak tahu ada kendaraan dari utara. Apalagi lampu PJU di sekitar lokasi dimatikan. Tiba-tiba saja, kata dia, ada motor dari utara yang menabrak gerobaknya. Beruntung dia sempat menghindar sehingga tak tertabrak motor. “Gak tahu (ada motor), langsung brak,” ungkapnya.

Petugas piket Polsek Gedongtengen, Aiptu Limbong mengatakan, lokasi tabrakan terjadi memang gelap, karena lampu PJU yang dimatikan. Ditambah lagi, sejak penerapan jalan searah di Jalan Letjen Suprapto, banyak kendaraan dari utara yang ngebut.  Untuk pemeriksaan lebih lanjut pengendara motor dan pemilik gerobak sate dimintai keterangan di Polsek Gedongtengen. (pra/sky)

Jogja Raya