RADAR JOGJA – Uji coba operasional terbatas di Gembira Loka Zoo (GL Zoo) masih sepi. Bahkan beberapa pengunjung terpaksa balik kanan. Penyebabnya adalah belum lengkapnya persyaratan. Mulai dari belum vaksin, aplikasi Peduli Lindungi hingga batasan usia.

Manager Marketing GL Zoo, Yosi Hermawan menuturkan, belum seluruhnya pengunjung paham tentang persyaratan. Terutama untuk batasan usia dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Alhasil jajarannya dengan terpaksa tidak menerima wisatawan tersebut untuk berkunjung.

“Ada beberapa putar balik karena belum memenuhi persyaratan, belum vaksin juga ada. Untuk batasan usia sudah baku, 12 tahun keatas yang boleh. Rata-rata memang keluarga karena segmen GL Zoo memang keluarga,” jelasnya ¬†Yosi Hermawan ditemui di pintu timur GL Zoo, Senin (13/9).

Yosi menegaskan GL Zoo memegang teguh aturan dari pemerintah pusat. Penerapan aturan bertujuan menekan angka sebaran kasus Covid-19 di tempat wisata. Selain menghindari kerumunan kerumunan juga pembentukan herd imunity.

Vaksinasi Covid-19, lanjutnya, menjadi syarat wajib bagi para pengunjung. Minimal telah mendapatkan vaksin tahap pertama. Setelahnya wajib menginstal aplikasi Peduli Lindungi. Setiap pengunjung juga wajib memindai QR Code yang terpasang di setiap pintu masuk.

“Dari hasil uji coba terbatas hari ini tidak sedikit yang belum menggunakan Peduli Lindungi. Rata-rata belum download dan baru download disini,” kata Manager Marketing GL Zoo, Yosi Hermawan.

Terkait pendaftaran aplikasi Peduli Lindungi diakuinya cukup memakan waktu. Guna mengantisipasi antrian, GL Zoo akan menyediakan tempat khusus. Sehingga pengunjung yang sudah mengunduh aplikasi Peduli Lindungi dapat langsung masuk GL Zoo.

“Melihat tadi akan kami lengkapi fasilitasnya. Kami sediakan ruang tunggu karena download aplikasi butuh waktu lama. Kami siapkan akses internet juga,” ujar Yosi Hermawan.

Yosi memastikan GL Zoo telah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE). Seluruh karyawan beserta keluarga telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap 2. Penerapan protokol kesehatan telah berlaku baku sejak sebelum penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bermodalkan ini, dia memastikan operasional GL Zoo di masa Pandemi Covid-19 aman. Pihaknya juga membatasi jumlah kunjungan sesuai aturan yang berlaku. Kapasitas total GL Zoo mencapai 30 ribu pengunjung perharinya.

“GL Zoo sebelum pandemi bisa 30 ribu. Saat Pandemi kalau 50 persen berarti kan 15 ribu, ini masih dibawah. Untuk dimasa uji coba menerapkan 2.000 sampai 2.500 pengunjung,” kata Manager Marketing GL Zoo, Yosi Hermawan.

Saat uji coba maupun operasional penuh, tidak semua wahana dibuka. Fokus utama adalah wahana yang memiliki konsep outdoor. Pertimbangannya adalah sirkulasi udara yang ideal. Tentunya untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

“Area doom tutup dulu karena ini area tertutup. Area aquarium juga. Utamakan satwa outdoor. Hanya kereta dan kapal¬† yang bundling tiket masuk. Untuk wahana ATV, speed boat, kolam tangkap ikan, bebek air juga masih tutup,” ujar Yosi Hermawan. (dwi/sky)

Jogja Raya