RADAR JOGJA- Reformasi Birokrasi merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk mewujudkan good govemance dan clean government yang telah dilakukan dengan langkah-langkah strategis melalui pembangunan Zona lntegritas.

Setelah mendapatkan predikat WBK (Wlayah Bersih dari Korupsi) pada tahun 2019, Balai Besar POM  Jogjakarta lahun 2021 berusaha meningkatkan pertotmance-nya menuju predikat BBM (Wlayah Birokrasi Bersih dan Melayani)

Sebagai bukti komitmen dari seluruh jajaran personil  BBPOM Jogjakarta pada Jum’at (10/9) dilakukan penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona lntegritas menuju WBBM yang dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM  Jogjakarta  Dewi Prawitasari, dan disaksikan oleh lnspektur Utama Badan POM, Sekda DlJ, Anggota DPR-RI Komisi lX, Ombudsman Rl Perwakilan Jogjakarta, Ketua Pengadilan Negeri Wates, Kepala KPPN  Jogjakarta dan Kepala Dinas dari instansi terkait di DlJ.

Kepala BBPOM  Jogjakarta  Dewi Prawitasari mengatakan, komitmen meraih WBBM tidak hanya diwujudkan dalam bentuk tanda tangan, namun secara nyata telah dilakukan oleh BBPOM di Jogjakarta melalui peningkatan berbagai kegiatan pelayanan publik.

Sehingga menurutnya, masyarakat mendapatkan kemudahan dan kecepatan layanan yang berujung kepadakepuasan pelanggan.

“Peningkatan sarana-prasarana ditunjang SDM yang kompeten serta publikasiyang luas terhadap pelayanan publik, telah memberikan predikat Pelayanan Prima (nilai 4,57) pada tahun 2021 untuk lndeks Pelayanan Publik dan predikat Sangat Baik untuk hasil Survey KepuasanbMasyarakat dengan nilai 91, 28,” katanya.

Dewi menambahkan beragam inovasi telah diluncurkan, terdapat 5 inovasi baru yang mendukung pelayanan publik yaitu Aplikasi New Kulinerku Oke, Aplikasi e-PSB untuk proses pendaftaran ijin edar pangan, Aplikasi Hitung Nilai Gizi.

“Apikikasi ini mempermudah UMKM dalam pencantuman label informasi nilai gizi, lnovasi One Day Service untuk pengujian sampel dari kepolisian, serta pengurangan beberapa time line pengujian sampel dari eksternal, dan lnovasi Paris (papan aspirasi dan inspirasi) untuk menjaring masukan dari masyarakat dan mendekatkan pelanggan dengan BBPOM di Jogjakarta,”ucapnya.

Pada waktu yang sama, dilaksanakan juga penyerahan piagam penghargaan rekor MURI untuk kategori Pembentukan 1010 Duta Keamanan Pangan dalam waktu 2 (dua) minggu, sebagai wujud penghargaan atas kerja keras BBPOM di Jogjakarta yang telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan inovasi Aksi Gendarku Bebas Boraks. lnovasi ini merupakan salah satu upaya mengurangi semaksimal mungkin penggunaan bleng/boraks, yang masih dijumpai pada makanan tradisional berupa gendar dan lempeng/krupuk gendar. (sce/sky)

Jogja Raya