RADAR JOGJA- Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto menuturkan tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di DIJ mencapai 92,66 persen yang mendekati angka nasional 93,42 persen patut disyukuri bersama dengan tetap jalankan disiplin protokol kesehatan.

Kerjasama yang baik antara warga dan pemerintah dalam pelayanan kesehatan menjadi kunci dalam langkah memutus mata rantai penyebaran penyakit menular.

“Ayo terus jalankan disiplin protokol kesehatan, inilah langkah strategis guna mengurangi dampak resiko penyakit COVID-19. Seiring dengan langkah vaksinasi sebagai pencegahan, kita harapkan segera tuntas penanganan dan upaya memutus mata rantai penyebaran penyakit menular di DIJ,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan, Jumat, (10/9).

Eko menambahkan langkah pencegahan adalah pilihan strategis dalam melawan penyebaran penyakit menular. Sosialisasi dan disiplin menjalankan langkah pencegahan sangat membantu upaya menurunkan jumlah warga yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan karena dampak COVID-19.

“Adaptasi kebiasaan baru harus efektif berjalan seiring kebijakan PPKM ini harus dipahami bersama. Kita terus mendorong pemerintah bekerja keras berikan pelayanan akses kesehatan, memastikan bansos tersalur dengan baik untuk bantu warga DIJ dari dampak  pandemi ini,” ujar Eko Suwanto.

Sesuai data yang dilansir Germas COV DIJ hingga Jumat, situasi terkini kasus yang aktif di DIJ ada 6.189 atau 4.05 persen sementara angka nasional 3,23 persen. Jumlah shelter 62 titik dengan kapasitas 3.721 terisi 453 atau 12,17 persen.

Kasus aktif rawat di RS sebanyak 471, di shelter 453 dan di luar RS/shelter 5265 kasus.  Selain berdisiplin protokol kesehatan, mari terus bantu berikan pitulungan kepada sesama yang membutuhkan uluran bantuan akibat dampak penyakit menular.  Terus jalankan langkah gotong royong ringankan beban mereka yang terdampak COVID-19, ” Jelas Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan. (sce/sky)

Jogja Raya