RADAR JOGJA – Penurunan kasus penularan Covid-19 di DIJ dalam dua pekan terakhir membuat banyak wisatawan mulai kembali mengunjungi destinasi wisata di provinsi ini. Padahal, status DIJ masih pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Pada PPKM level ini, destinasi wisata memang belum diperbolehkan untuk dibuka. Namun hal itu tak mengurangi antusiasme wisatawan untuk mengunjungi DIJ. Terutama di destinasi wisata pantai.

Para wisatawan memanfaatkan jalan-jalan tikus yang ada untuk bisa mencapai pantai. Mereka lolos dari penyekatan petugas karena ada dugaan dibantu joki yang berasal dari masyarakat sekitar daerah pantai. Terutama di Bantul dan Gunungkidul.

Kepala Dinas Pariwisata DIJ Singgih Raharjo menyebut, seharusnya warga sekitar destinasi wisata juga turut menjaga. Supaya para wisatawan tidak masuk. “Kalau ada wisatawan, sebaiknya dihentikan,” ujar Singgih kepada wartawan kemarin (3/9).

Singgih mengakui juga kesulitan, misalnya membuat portal di semua jalur wisata. Terutama untuk destinasi wisata pantai. Selain karena jumlah jalan yang harus diportal terlalu banyak, jalan-jalan itu juga biasa digunakan masyarakat untuk beraktivitas. “Kalau diportal kasihan masyarakat sekitar sana juga,” tandasnya.

Sementara itu, Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji meminta kepada para wisatawan untuk menahan diri dulu dalam mengunjungi destinasi wisata DIJ. Kendati penularan Covid-19 di provinsi ini sudah menurun, bukan berarti kondisi secara umum sudah aman. “Mari untuk sadar, daripada golek penyakit, ya gak usah dulu,” ujarnya.

Aji juga menyebut pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan para pengelola destinasi wisata. Harapannya, mereka bisa lebih ketat dalam mengawasi destinasi itu dari kunjungan wisatawan selama PPKM Level 4. (kur/laz)

Jogja Raya