RADAR JOGJA- Ketua Komisi A DPRD DIJ dari PDI Perjuangan Eko Suwanto menyatakan Komisi A  memberikan dukungan sepenuhnya kepada Pemprov DIJ untuk langkah percepatan vaksinasi massal agar bisa beri imunitas pada individu dari resiko dampak COVID-19.

“Percepatan dan perluasan akses vaksinasi perlu dijalankan segera agar cakupan kelompok sasaran baik tenaga kesehatan, pelayan publik, remaja, lansia, difabel dan kelompok rentan bisa terjangkau.

Kita berharap Pemda bisa dekatkan layanan vaksinasi bagi masyarakat,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIJ Senin, (23/8).

Eko Suwanto menjelaskan DIJ Hamengku Buwono (HB) X menyatakan pemprov DIJ telah mendapatkan stok jatah vaksin Covid-19 beragam jenis sebanyak 76.000 vial lebih yang bisa dipergunakan untuk menyasar sekitar 760.000 orang.

Jika stok itu bisa dihabiskan akhir Agustus atau awal September ini, maka paling sedikit sudah 80 persen penduduk DIJ tervaksin.

Untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 itu, HB X menetapkan target baru vaksinasi di lima kabupaten/kota DIY dari semula total 12.000 orang per hari menjadi 20.000 orang per hari.

“Semoga kerja keras pemprov DIJ bisa efektif berjalan. Cakupan sasaran yang diinginkan bisa terjangkau secepatnya, sesuai harapan, layanan kesehatan mudah diakses,” ujar Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kota.

Eko menambahkan berdasarkan laporan Germas COV DIJ situasi COVID-19 hingga Minggu, tanggal 22 Agustus 2021 ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19  di DIJ sebanyak 783 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 144.608 kasus.

Penambahan kasus sembuh sebanyak 1.123 kasus, sehingga total sembuh menjadi 121.906 kasus. Penambahan kasus meninggal sebanyak 39 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 4.575 kasus.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah Kota Jogja 45  kasus, Kabupaten Bantul 400 kasus, Kabupaten Kulon Progo 45 kasus, Kabupaten Gunungkidul 98 kasus dan Kabupaten Sleman 195 kasus.

Kasus sembuh di Kota Jogja 125 kasus, Kabupaten Bantul 496 kasus, Kabupaten Kulon Progo 139  kasus, Kabupaten Gunungkidul 55 kasus dan Kabupaten Sleman 308 kasus.

Sementara rincian kasus meninggal di Kota Jogja 7 kasus, Kabupaten Bantul 12 kasus, Kabupaten Kulon Progo 4 kasus, Kabupaten Gunungkidul 4 kasus dan Kabupaten Sleman 12 kasus.

Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid – 19 hasil periksa mandiri   37 Kasus, tracing kontak kasus positif 712 kasus, skrining karyawan kesehatan  3 kasus, dan belum ada info 31 kasus.

“Ayo tuntaskan langkah memutus mata rantai penyebaran COVID-19, ikuti dan akses vaksinasi massal bagi warga DIJ. Mari bersama bersatu dalam beri pitulungan kepada sesama, agar rakyat sehat dan selamat,” jelas Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIJ dari Fraksi PDI Perjuangan (sce/sky)

Jogja Raya