RADAR JOGJA – Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 juga berlangsung di lingkungan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (DAOP) 6 Jogjakarta. Tercatat sudah sebanyak 8.336 dosis vaksin yang tersuntikan. Data ini merupakan akumulasi dari 3 Juli 2021 hingga 10 Agustus 2021.

Kepala PT. KAI DAOP 6 Jogjakarta, Asdo Artriviyanto menuturkan penerima vaksin terdiri dari beberapa elemen masyarakat. Pertama adalah unsur pekerja kereta api dan dari KAI grup. Selanjutnya adalah penumpang dan masyarakat sekitar.

“Kami berupaya membantu pemerintah dalam program percepatan vaksinasi Covid-19. Total sudah kita vaksin 8.336 orang dalam jangka waktu satu bulan sejak 3 Juli 2021,” jelasnya ditemui di pintu selatan Stasiun Tugu Jogjakarta, Rabu (11/8).

Asdo meyakini cara ini dapat mempercepat pembentukan herd imunity. Terlebih sasaran dari penerima vaksin cukup beragam. Terutama yang memiliki mobilitas tinggi di masyarakat.

Pemilihan vaksinasi di stasiun memiliki alasan yang kuat. Menurutnya orang yang memiliki mobilitas tinggi harus aman dari virus Covid-19. Setidaknya tidak mengalami perburukan kesehatan apabila terpapar virus tersebut.

“Dengan herd imunity jadi membentuk kekebalan bersama. Harapannya kedepan semakin rendahnya paparan covid dan Insya Allah untuk mobilitas masyarakat semakin hari semakin sehat,” kata Asdo Artriviyanto

PT. KAI sendiri memberlakukan aturan baru bagi penumpang kereta api jarak jauh. Selain surat sehat bebas Covid-19 juga wajib membawa surat vaksin. Setidaknya telah mendapatkan vaksin tahap pertama.

Sejumlah rute yang mewajibkan persyaratan adalah KA Argo Lawu, KA Argo Wilis, KA Gajayana, KA Dwipangga. Adapula KA Jayakarta, KA Kahuripan, KA Bengawan dan KA Sritanjung. Seluruh rute ini yang melintas di wilayah PT. KAI DAOP 6 Jogjakarta.

Kebijakan ini memiliki toleransi untuk keadaan tertentu. Terutama jika belum vaksin karena alasan medis. Calon penumpang tetap dapat menggunakan jasa dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. Selain itu juga tetap membawa surat sehat bebas Covid-19.

“Untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil PCR atau rapid tes antigen,” ujar Kepala PT. KAI DAOP 6 Jogjakarta, Asdo Artriviyanto.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti menyambut positif vaksinasi di lingkungan Stasiun Tugu Jogjakarta. Program ini setidaknya sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Jogja. Berupa kawasan wajib masker dan vaksin di wilayah Stasiun Tugu dan Malioboro.

Dengan maraknya titik vaksinasi, menurutnya akan mempercepat pembentukan herd imunity. Sehingga kekebalan kelompok terhadap Covid-19 dapat lebih merata. Disatu sisi program vaksinasi tak akan optimal jika hanya mengandalkan pergerakan pemerintah.

“Tidak ada hal lain yang terbaik yang dilakukan saat ini adalah mewajibkan masyarakat untuk divaksin. Tapi konsekuensi cukup berat karena kita harus menjangkau semuanya. Adanya vaksinasi di stasiun ini tentu sangat membantu,” kata Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti .(dwi/sky)

Jogja Raya