RADAR JOGJA – Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ, Berty Murtiningsih menuturkan ditengah lonjakan kasus Covid-19, jumlah pasien sembuh terus meningkat. Puncaknya adalah sebanyak 2.089 pasien Covid-19 di Jogjakarta terlaporkan sembuh. Baik yang menjalani isolasi mandiri, isolasi di shelter maupun perawatan di rumah sakit.

Catatan ini menorehkan rekor tertinggi. Tren kesembuhan terus meningkat setiap harinya. Sehingga total pasien sembuh sejak  awal pandemi mencapai 85.524 pasien.

“Benar catatan hari ini bisa dibilang rekor pasien sembuh. Mencapai 2.089 pasien dan ini terus meningkat dari hari-hari kemarin,” jelas Berty Murtiningsih Jumat (6/8).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DIJ, Kabupaten Sleman mendominasi dengan 734 pasien sembuh. Menyusul kemudian Kabupaten Bantul sebanyak 463 pasien. Lalu Kota Jogja dengan 424 pasien, Kabupaten Gunungkidul 268 pasien dan 200 pasien dari Kabupaten Kulonprogo.

“Walau sudah sembuh, kami mengingatkan agar tetap patuh dan disiplin protokol kesehatan. Sudah terpapar dan sembuh bukan berarti tidak bisa terpapar lagi,” pesannya.

Disatu sisi angka penambahan kasus aktif harian masih diatas 1.000 kasus. Tercatat terjadi penambahan 1.639 kasus. Sehingga akumulasi kasus sejak awal pandemi mencapai 127.109 kasus.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 didominasi Kabupaten Bantul dengan 553 kasus. Menyusul kemudian Kabupaten Sleman dengan 462 kasus. Adapula Kabupaten Gunungkidul dengan 339 kasus, Kota Jogja dengan 205 kasus dan 80 kasus di Kabupaten Kulonprogo.

“Rincian riwayat paling banyak tracing kontak erat sebanyak 1.501 kasus. Lalu dari hasil periksa mandiri 112 kasus. Ada 3 kasus sebagai karyawan kesehatan dan 23 kasus belum ada keterangan,” kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ, Berty Murtiningsih.

Kasus mortalitas pasien Covid-19 di Jogjakarta juga masih tinggi. Terbukti sebanyak 72 pasien terlaporkan meninggal dunia per Jumat (6/8). Sehingga total kasus meninggal menjadi  3.765 kasus.

“Mortalitas masih sangat tinggi. Sleman dilaporkan 33 pasien meninggal dunia, lalu di Bantul ada 20 pasien. Kabupaten Gunungkidul melaporkan 11 pasien dan masing-masing 4 pasien di Kota Jogja dan Kabupaten Kulonprogo,” ujar Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ, Berty Murtiningsih. (dwi/sky)

Jogja Raya