RADAR JOGJA – Pembangunan lapangan sepak bola di Macanan, Prambanan, Sleman masih terus dikebut manajemen PSS Sleman. Saat ini proses pembangunan sudah memasuki fase perawaran rumput.

Kontraktor pembangunan lapangan Macanan Supomo menjelaskan, lapangan dengan luas 68 x 105 meter itu akan diberi rumput jenis dactylon cynodon kelompok bermuda. Yang di import dari Amerika. “Awal mulanya import dari Amerika tahun 1992. Tadinya untuk lapangan golf dengan rumput Bermuda tipe 419. Kemudian saya kembangan ke lapangan sepakbola, alhamdulillah hasilnya lebih bagus,” katanya.

Supomo mengatakan, ada beberapa lapangan bola lain yang dia kerjakan dengan jenis rumput yang sama. Di antaranya Stadion Sultan Agung Bantul (SSA) dan Stadion UNY.

Soal pemilihan lokasi di Macanan, menurutnya sudah tepat. Sebab Macanan nemiliki stuktur dan kontur tanah berpasir yang bagus untuk lapangan. “Jadi ini cocok sekali untuk lapangan sepak bola. Ini adalah tempat yang tepat dengan pemandangan hamparan bukti seperti bukit barisan di Sumatera Barat, sangat bagus sekali,” ujarnya.

Begitupun soal teknis drainase di lapangan, Supomo mengaku memanfaatkan teknik leveling lapangan. Dan tidak seperti di stadion-stadion pada umumnya. Dia mengklam teknik leveling yang dia berikan bisa memberikan hasil maksimal. Sehingga saat hujan deras lapangan tidak tergenang atau becek.

Sebagaimana diketahui, saat ini manajemen klub berjuluk Super Elang Jawa itu tengah membangun training ground di Lapangan Macanan, Prambanan. Training ground tersebut diperkirakan rampung dalam waktu tiga bulan lagi. Atau sekitar Oktober mendatang. (ard/bah)

Jogja Raya