RADAR JOGJA – Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji memastikan satgas penebalan tenaga kesehatan (nakes) telah berjalan. Tercatat saat ini ada 70 personel yang bertugas di seluruh kabupaten dan kota. Perannya mengawasi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Satgas, lanjutnya, tetap berkoordinasi dengan Puskesmas wilayah. Guna mengakses data pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Untuk kemudian melakukan pendampingan secara intens.

“Sudah keluarkan surat ke kabupaten supaya nanti puskesmas tidak kaget kedatangan satgas. Nanti tugasnya mantau isoman dibawah koordinasi Danrem (072/Pamungkas),” jelas Kadarmanta Baskara Aji ditemui di Kompleks Kantor Kepatihan Pemprov DIJ, Senin (2/8).

Satgas, lanjutnya, juga berkoordinasi dengan Babinsa setempat. Guna memastikan penerima paket obat dari TNI. Terdiri dari paket 1 untuk pasien tanpa gejala, paket 2 untuk pasien Covid-19 bergejala ringan dan paket 3 untuk pasien Covid-19 bergejala sedang.

Tak hanya itu, satgas juga dapat membujuk pasien isoman pindah ke isoter. Terlebih jika kediaman pasien tak ideal sebagai isoman. Langkah ini guna menekan angka sebaran di lingkungan keluarga dan tetangga.

“Pantauan ini datang tak harus fisik, bisa online seperti telemedicine. Membujuk juga kalau rumah tidak ideal untuk isolasi. Lalu membantu Babinsa untuk menentukan paket obat bagi pasien isoman,” kata Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji.

Aji memaparkan saat ini ada sekitar 30 ribu pasien yang menjalani isoman. Pembentukan satgas penebalan nakes bertujuan menekan angka mortalitas. Diketahui bahwa jumlah pasien meninggal dunia di rumah meningkat dalam sebulan terakhir.

Dia tak menampik jumlah satgas jauh dari kata ideal. Namun setidaknya tim ini dapat berkoordinasi dengan tim kesehatan di 121 puskemas. Untuk kemudian bersama-sama memantau para pasien isoman.

“Dengan jumlah isoman 30 ribu tidak bisa mendatangi semua dibanding jumlah satgas yang ada. Kalau jumlah personel saat ini 70 orang, tapi target sekitar 100 orang. Nanti tambah, itu nakes, bisa calon dokter sampai dokter intership,” ujarĀ  Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji. (dwi/sky)

Jogja Raya