RADAR JOGJA – Presiden Joko Widodo resmi memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi daerah yang menerapkan level 4 hingga 9 Agustus 2021. Otomatis kebijakan ini berlaku pula di Jogjakarta. Termasuk poin-poin dalam perpanjangan tersebut.

Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji memastikan pemerintah daerah tetap patuh pada keputusan pemerintah pusat. Hanya saja tetap ada beberapa penyesuaian. Agar implementasi berjalan optimal dan ideal di Jogjakarta.

“Pada prinsipnya kami hanya mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Tentunya dengan modifikasi atas evaluasi penerapan di Jogjakarta,” jelas Kadarmanta Baskara AjiĀ ditemui di Kompleks Kantor Kepatihan Pemprov DIJ, Senin (2/8).

Aji menuturkan penerapan PPKM di Jogjakarta terbilang efektif. Khususnya dalam menekan mobilitas masyarakat. Kaitannya adalah menurunkan angka sebaran kasus Covid-19 di Jogjakarta.

Aji menegaskan saat ini angka positif rate di Jogjakarta kisaran 25 persen hingga 27 persen. Acuan yang digunakan adalah akumulasi selama PPKM Level 4 berlangsung. Selain itu juga perbandingan dengan capaian angka positif rate sebelumnya.

“Angka mobilitas masyarakat memberi pengaruh terhadap positif rate. Tracing dan testing sudah bagus, tingkat kesembuhan tinggi, angka pasien meninggal dunia juga berkurang. Lalu tidak ada lagi antrian di rumah sakit,” klaimnya.

Pada awalnya angka positif rate di Jogjakarta terbilang tinggi. Pemerintah pusat sempat memberikan catatan sebesar 41 persen. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam rapat evaluasi PPKM.

Aji memaparkan saat itu terjadi salah perhitungan. Berupa masuknya laporan pasien positif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen. Selain itu juga masih timpangnya kasus sembuh, mortalitas dengan kasus aktif.

“Kemarin itu kasus positif nambah 3000, kesembuhan hanya ratusan pasien, sehingga tambahan kasus bisa 1.000 kasus perhari. Imbasnya tertumpuk isoman 30 ribu. Kalau sekarang sudah seimbang, hampir sama,” ujar Mantan Kepala Disdikpora DIJ Kadarmanta Baskara Aji.

Terkait kebijakan perpanjangan PPKM Level 4, Aji belum bisa memaparkan. Pastinya jajaran Pemprov DIJ akan merapatkan lebih lanjut. Terutama menguatkan perpanjangan PPKM Level 4 dengan regulasi baku.

“Sifatnya kami mengikuti pemerintah pusat saja. Tapi tentu ada modifikasi untuk poin penerapannya,” kata Sekprov Pemprov DIJ Kadarmanta Baskara AjiĀ .(dwi/sky)

Jogja Raya