RADAR JOGJA – Dobel penderitaan. Ini yang dialami pelaku pariwisata di Pantai Depok, Kretek, Bantul. Sudah terhantam kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), rumah makan yang dikelolanya kini rusak terhempas gelombang tinggi.

Setidaknya ada 11 rumah makan milik warga yang terhempas gelombang tinggi. Nunik, salah seorang pemilik warung di Pantai Depok terpaksa harus mengerahkan beberapa karyawannya untuk membersihkan warung.

Gelombang tinggi membuat material pasir naik sampai ke dalam warung miliknya. “Sudah seminggu ini gelombang tinggi,” sebutnya ditemui di warungnya Minggu (1/8).

Sebelas warung makan yang rusak itu lokasinya berhadapan langsung dengan bibir pantai rusak. Termasuk warung milik Nunik yang bagian terasnya hancur dihempas ombak. Kendati begitu, perempuan 43 tahun ini tidak menyebut jumlah kerugian yang dialaminya. “Saya betulin, tapi saya nggak mau bagus-bagus. Ndak meng (daripada, Red) kena ombak rusak lagi,” ucapnya.

Gelombang tinggi dipahami Nunik terjadi secara periodik lima tahunan. Namun, sudah dua tahun berturut ini gelombang tinggi menyulitkannya. “Ya, mudah-mudahan segera surut,” harapnya.

Terpisah, Koordinator Satlimas Rescue Istimewa Wilayah III Muhammad Arif Nugraha membenarkan terjadinya gelombang tinggi di pesisir Pantai Selatan. Hal itu dipengaruhi oleh angin tenggara yang biasa bertiup saat musim kemarau. “Gelombang memang tinggi, wilayah Parangtritis sampai Depok tidak masalah,” ujarnya.

Ketinggian gelombang pun disebut lebih tinggi dari pada minggu lalu. Di mana ketinggian gelombang sebelumnya sekitar tiga sampai empat meter. “Kalau ketinggian gelombang hari ini (kemarin, Red) kurang lebih lima sampai tujuh meter. Info sampai saat ini masih aman,” klaimnya.

Untuk itu, Arif mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat harus melakukan aktivitas di bibir pantai. Namun, ia menyarankan masyarakat untuk tidak ke pantai. “Imbauan untuk masyarakat, jangan ke pantai dulu,” pintanya.

Terkait kerusakan yang diakibatkan hempasan ombak, Arif mengaku belum mendapat informasi. Termasuk adanya 11 rumah makan yang rusak di Pantai Depok akibat lokasinya berhadapan langsung dengan bibir pantai. (fat/laz)

Jogja Raya