RADAR JOGJA – Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di DIJ terus dilakukan sejak 18 Juli lalu. Dinas Sosial DIJ menargetkan penyaluran BST dapat diselesaikan pada akhir bulan Juli ini.

Kepala Dinas Sosial DIJ Endang Patmintarsih mengatakan, data penerima BST di DIJ berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial mencapai 127.400 keluarga penerima manfaat (KPM). Walaupun begitu, data ini terus bergerak dan dapat bertambah maupun berkurang.

“Kalau ada data tidak benar, akan dieksekusi dan mungkin akan ada data tambahan juga nanti. Data terus berkembang. Ini data DTKS, tapi tidak menutup kemungkinan karena setiap hari data berubah, mungkin meninggal, pindah atau dobel,” ujarnya dalam sesi jumpa pers virtual kemarin (23/7).

Penyaluran BST sendiri baru dilakukan untuk Kota Jogja. Di wilayah itu sejauh ini sudah ada 775 KPM yang menerima BST. Untuk penyaluran di Kota Jogja diharapkan bisa selesai pekan ini, sehingga penyaluran ke kabupaten lainnya di DIJ diharapkan dapat selesai hingga akhir Juli.

“Kami dikejar oleh pusat agar semua terealisasikan. Jangan sampai kami ditegur karena di sana tidak siap dan masyakarat juga menunggu bantuan. Jangan sampai uang menumpuk dan tidak tersalurkan dengan cepat,” ujarnya.
Total BST yang diterima KPM sendiri mencapai Rp 600 ribu. Nilai itu berasal dari bulan Mei dan Juni. Namun, penyaluran BST untuk Mei dan Juni itu diberikan pada Juli. BST ini, kata Endang, juga ditambah dengan 10 kilogram beras.

Penyaluran BST di DIJ dilakukan bersama PT Pos Indonesia DIJ dan Bulog Kanwil DIJ. Selain BST, juga disalurkan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Endang menuturkan, penerima PKH di DIJ mencapai 186.017 KPM.

Sama dengan BST, data PKH juga masih terus berproses dan dapat bertambah maupun berkurang. Untuk PKH, penerima juga mendapatkan bantuan uang tunai yang ditambah dengan beras sebesar 10 kilogram.

Sementara itu, Perum Bulog Kanwil DIJ menyiapkan sedikitnya 3.300 ton beras untuk disalurkan kepada warga terdampak PPKM Darurat. Khususnya yang telah terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan BST.

Untuk DIJ total ada 331.837 KPM yang akan mendapat bantuan dari pemerintah. Masing-masing bakal menerima sebanyak 10 kg beras dari Bulog. “DIJ ada 196.988 penerima PKH dan BST 134.949, jadi total 331.837. Kami akan menyiapkan beras masing-masing 10 kg,” terang Kepala Perum Bulog Kanwil DIJ, Kedu dan Banyumas Juaheni.

Sementara ini bantuan beras berkualitas medium yang telah disalurkan adalah seberat 14.690 kg. Juaheni memastikan, ketersediaan beras di DIJ masih sangat melimpah yakni mencapai 49.777 ton.

Adapun untuk komoditas lain juga mencukupi. Rinciannya gula pasir 359 ton, minyak goreng 58.775 liter, tepung terigu 6 ton, dan daging kerbau 2 ton. Persediaan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan selama lima hingga enam bulan. “Kalau diperlukan lagi, akan ada pasokan dari Jakarta,” jelasnya. (kur/laz)

Jogja Raya