RADAR JOGJA – Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) Perwakilan Daerah Istimewa Jogjakarta menggandeng mitranya yaitu Yayasan Rumpun Nurani dan Ponpes Miftahunnajah melakukan penghimpunan dan pendistribusian hewan kurban di beberapa wilayah DIJ dan Jawa Tengah. Program ini diberi nama kurban prioritas.

Kepala Perwakilan BMM DIJ, Rina Ekawati menuturkan, kurban prioritas memiliki target penerima manfaat yaitu masyarakat yang berada di wilayah terdampak bencana, masyarakat daerah pelosok maupun masyarakat wilayah irisan perkotaan yang kondisi ekonominya masih cukup sulit.

Ada sebanyak 34 ekor sapi dan 188 ekor domba/kambing telah didistribusikan ke wilayah Jogjakarta, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kebumen, Semarang dan Pabelan di Kabupaten Semarang.

“Alhamdulillah, sebanyak 2.500 KK telah menjadi penerima manfaat program kurban prioritas di wilayah Jogjakarta dan Jawa Tengah. Salah satu wilayah penerima berada di lokasi pembangunan program Masjid Pelosok Negeri BMM di Logandu, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Hingga saat ini pembangunan masjid masih terus berjalan,” ujarnya Rabu (21/7).

Menurut Rina, dipilihnya wilayah-wilayah tersebut menjadi penerima manfaat karena sebagian dari mereka memang jarang memakan daging. Bahkan ada yang wilayahnya sama sekali belum pernah memperoleh manfaat kurban.

Salah seorang penerima manfaat mengucapkan terima kasihnya kepada BMM. “Terima kasih kepada pequrban dan BMM yang telah memberikan rezeki daging kurban tahun ini untuk kami. Semoga selalu dilancarkan rezekinya,” katanya. (om1/sky)

Jogja Raya