RADAR JOGJA – Menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4, Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji memastikan kawasan Malioboro belum beroperasi normal. kebijakan tetap sama. Berupa pembatasan ruang publik dan sektor pariwisata.

Kebijakan ini juga berlaku untuk sektor ruang publik dan destinasi wisata lainnya. Dia memastikan Pemprov DIJ memahami keluhan para pelaku usaha. Terutama atas perpanjangan masa berlaku PPKM.

“Ya sangat paham, tetapi mungkin ya kebijakan ini dari pusat ke daerah harus sinkron. Kami ingin ada pengurangan kasus positif yang ada di Jogjakarta karena kalau tidak dikurangi dengan pembatasan mobilitas maka yang terjadi nanti rumah sakit kolaps,” jelas Kadarmanta Baskara Aji ditemui di Kompleks Kantor Kepatihan Pemprov DIJ, Rabu (21/7).

Terkait bantuan sosial, Aji memastikan berlangsung secepatnya. Dia juga mendorong agar pemerintah kabupaten maupun kota segera menyalurkan. Baik untuk bantuan dalam kebutuhan pokok, PKH hingga BLT.

Skema bantuan sosial tak hanya menyasar masyarakat. Beberapa pelaku usaha juga mendapat perhatian. Hanya saja tetap perlu ada pendataan agar bantuan tepat sasaran dan tepat guna.

“Ini teman-teman di (pemerintah) Kabupaten kota mencoba mendata yang terdampak tapi belum menerima bantuan. Kalau yang belum mendapatkan coba kami alokasikan baik dari APBD Provinsi maupun APBD kabupaten dan kota,” kata Sekprov Pemprov DIJ, Kadarmanta Baskara Aji.

Aji menegaskan APBD tahun ini terfokus pada pemulihan ekonomi. Ini karena tahun penyusunan berlangsung saat Pandemi Covid-19. Basisnya adalah menyongsong kondisi new normal.

Setiap organisasi perangkat daerah (OPD), lanjutnya, telah memiliki pos anggaran. Termasuk kebijakan mempermudah prosedur relaksasi. Seperti bantuan modal di Dinas Koperasi dan UMKM dan padat karya di Disnakertrans.

“Justru di Jogjakarta itu alokasi anggarannya dulu basisnnya sudah new normal sehingga lebih banyak untuk pemulihan ekonomi. Paling banyak di sektor Koperasi dan UMKM. Lalu padat karya agar masyarakat dapat penghasilan,” ujar Kadarmanta Baskara Aji. (dwi/sky)

Jogja Raya