RADAR JOGJA – Minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi masal Covid-19. Antrean panjang terjadi di puskesmas yang menggelar vaksinasi. Untuk mengurangi antrean Pemkot Jogja membuka pendaftaran secara online. Melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Berbagai kemudahan dilakukan Pemkot Jogja untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum. Kini pendaftaran imunisasi di Kota Jogja bisa melalui aplikasi terpadu JSS.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (HP) mengatakan, pemkot telah membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum dengan syarat usia di atas 12 tahun. Layanan pendaftarannya bisa memanfaatkan aplikasi terpadu JSS. Pada tahapan awal, pendaftaran untuk semua kalangan ini diprioritaskan warga Kota Jogja. “Pendaftaran vaksinasi Covid-19 sekarang bisa dilakukan secara online melalui JSS,” katanya di sela meninjau vaksinasi masal di kantor BPD DIY, Sabtu (10/7).

HP menjelaskan pendaftaran vaksinasi Covid-19 lewat aplikasi JSS bisa dilakukan sendiri ataupun oleh orang lain. Caranya, cukup men-download aplikasi JSS di gawai masing-masing via Playstore maupun App Store. “Buka JSS, pilih menu pendaftaran vaksinasi, kemudian lakukan pengisian data pendaftarannya,” ujarnya.

Adapun, keuntungan pendaftaran vaksinasi melalui JSS ialah bisa diketahui kapan dan di mana lokasi vaksinasi. Lalu, pendaftar oleh orang lain harus bertanggung jawab untuk menginformasikan dan mengantarkan calon penerima vaksin. Pun masyarakat yang sudah mendaftar lewat JSS sejak layanan ini dibuka langsung akan dilayani pada 13-15 Juli mendatang di parkir barat Gembira Loka Zoo. Dengan kuota setiap harinya sekitar 500 dosis vaksin Covid-19. “Pada periode berikutnya, pendaftar lewat JSS juga akan dilayani di 18 Puskesmas, 13 rumah sakit dan 12 klinik kesehatan di Kota Jogja,” jelas mantan wartawan itu.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 itu berkomitmen akan memperbanyak seluas-luasnya masyarakat untuk memperoleh akses vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksinasi menjadi bagian pula dari upayanya untuk mengurangi sebaran dan resiko penularan virus korona. “Ya meskipun kita sedang berupaya membatasi mobilitas, tapi vaksinasi juga harus bisa kita perbanyak dan percepat,” tandasnya.

Sejauh ini, realisasi vaksinasi Covid-19 di Kota Jogja mencapai 170 ribu untuk penyuntikan dosis pertama. Hanya, dari jumlah tersebut baru sekitar 100 ribu warga berpenduduk dan ber KTP Kota Jogja yang divaksin. “Makanya, untuk proses vaksinasi yang pendaftarannya melalui aplikasi JSS ini, kita prioritaskan dulu untuk warga Kota Jogja,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Arryani mengatakan, dosis vaksinasi Covid-19 untuk usia anak sama dengan dewasa yakni setengah CC. Saat ini vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac, sehingga durasi jeda penyuntikan dosis pertama dan kedua selama 28 hari. (**/wia/pra)

Jogja Raya