RADAR JOGJA – Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ mengumumkan kabar baik. Tercatat 902 pasien Covid-19 telah menyelesaikan masa isolasi atau sembuh. Jumlah ini merupakan angka tertinggi selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Berdasarkan data, distribusi pasien sembuh didominasi Kota Jogja denhan 325 pasien. Menyusul kemudian Kabupaten Bantul dengan 293 pasien. Setelahnya Kabupaten Gunungkidul dengan 146 pasien, Kabupaten Sleman dengan 78 pasien dan 60 pasien asal Kabupaten Kulonprogo.

“Benar angka kesembuhan atau pasien yang selesai isolasi tertinggi selama ini. Tercatat sebanyak 902 pasien, sehingga total sembuh sejak awal pandemi menjadi 54.221 pasien,” jelas Kabag Humas Pemprov DIJ Ditya Nanaryo Aji, Jumat (9/7).

Sayangnya kabar baik ini seiring dengan kabar kurang mengenakkan. Tercatat penambahan kasus Covid-19 baru di Jogjakarta kembali mencetak rekor. Berupa 1.665 kasus dari seluruh kabupaten dan kota. Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 didominasi Kota Jogja sebanyak 602 kasus. Menyusul kemudian Kota Jogja sebanyak 415 kasus. Lalu Kabupaten Bantul dengan 283 kasus, Kabupaten Gunungkidul sebanyak 249 kasus dan 98 kasus di Kabupaten Kulonprogo.

“Kalau akumulasi kasus selama pandemi jadi 72.559 kasus. Untuk hari ini mayoritas adalah pasien hasil tracing kontak erat sebanyak 1411 kasus lalu periksa kesehatan mandiri sebanyak 231 kasus. Sisanya 11 pasien dari screening karyawan kesehatan dan 2 perjalanan luar daerah,” katanya.

Kasus mortalitas atau pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga melonjak. Tercatat 44 pasien Covid-19 meninggal dunia. Catatannya sudah mendapatkan tindakan medis, menunggu tindakan medis hingga isolasi mandiri di rumah.
Rincian kasus meninggal didominasi Kabupaten Sleman dengan 13 pasien. Lalu Kabupaten Gunungkidul sebanuaj 11 pasien. Menyusul kemudian Kota Jogja dengan 9 pasien, Kabupaten Bantul 6 pasien dan 5 pasien asal Kulonprogo.

“Penambahan kasus meninggal yang masuk catatan hari ini sebanyak 44 pasien. Kalau total pasien meninggal selama pandemi menjadi 1.892 pasien,” ujarnya. (dwi/ila)

Jogja Raya