RADAR JOGJA- Saat ini Indonesia negeri yang kita cintai sedang tidak baik baik saja. Berbagai persoalan menghantam negeri ini yang berdapat mengganggu stabilitas nasional .

Ahmad Marzuki Taukan yang merupakan aktivis mahasiswa menganalisa bahwa Permasalahan yang nampak yang sampai saat ini masih berlangsung adalah Wabah Virus Corona yang semakin darurat dan, ditambah aksi Radikalisme dan Terorisme yang masih marak.

“Fokus pada Pandemi Covid-19 kita lihat sampai saat ini negara belum mampu mengatasi wabah ini. Belakangan ini kasus positif terpapar Covid-19 semakin bertambah banyak,” ujarnya.

Ahmad Marzuki Taukan  menggandeng para aktivis mahasiswa yang menjadi stakeholder di kampus perguruan tinggi di wilayah Jogjakarta untuk duduk bersama dalam rangka menyikapi kondisi wabah Covid-19 yang semakin mengkuatirkan.

“Melihat situasi negara yang genting ini di tengah pusaran Pandemi Covid-19, mahasiswa sebagai garda terdepan bangsa wajib memberi kontribusi dalam membantu pemerintah dan Polri menanggulangi dan mengatasi Wabah Virus Corona ini. Guna mewujudkan stabilitas dan kondusivitas negara,” ungkapnya.

Mahasiswa harus berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri dalam upaya menanggulangi Pandemi Covid-19 dengan ikut mengedukasi masyarakat dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) gerakan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak guna memutus rantai penularan Covid-19.

Taukan juga menambahkan untuk memutus rantai penularan Covid-19 harus dengan menghentikan kegiatan berkerumun. Peran aktif mahasiswa bisa dengan secara masif memberikan edukasi untuk mejalankan Prokes melalui media sosial (medsos). Ini akan dapat membantu pemerintah dan Polri dalam mengatasi wabah penyakit ini.

Adanya upaya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli 2021 oleh pemerintah, mendorong kita sebagai mahasiswa untuk turut berperan aktif mendukung program ini, supaya wabah Covid-19 dapat segera teratasi dengan memutus rantai penularanya.

“Kami menghimbau kepada kawan-kawan aktivis mahasiswa yang menjadi stakeholder di kampusnya masing-masing agar bisa dan mau ikut menyosialisasikan kepada warga di tiap-tiap kampus di wilayahnya sendiri,”ucapnya.

Namun, Taukan juga menyesalkan di tengah situasi negara yang sedang berjuang mengatasi wabah penyakit Virus Corona ini, masih saja ada aksi radikalisme dan terorisme yang di lakukan oleh oknum-oknum yang sangat tidak bertanggung jawab.

“Kami mendukung kepada Polri dalam upaya memberantas aksi terorisme di negeri ini. mengutuk dan menolak keras segala bentuk aksi terorisme,” katanya.

Taukan menegaskan dan mengajak seluruh rakyat  dan civitas akademika untuk bersama bersinergi dengan pemerintah dan polri  dalam mewujudkan kondusivitas keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di tengah Pandemi Covid-19 di wilayah Jogjakarta.

“Kita bahu membahu bersama pemerintah dan polri untuk segera mengatasi wabah Covid-19 ini dan mewujudkan stabilitas negara di berbagai bidang,” jelasnya. (sky)

Jogja Raya