RADAR JOGJA – Lonjakan kasus Covid-19 masih terjadi di Jogjakarta dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Kali ini Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ mencatat adanya 791 kasus baru. Sehingga akumulasi kasus di Jogjakarta mencapai 55.463 kasus.

Berdasarkan data, Kabupaten Sleman mendominasi dengan 319 kasus. Menyusul kemudian Kabupaten Bantul dengan 249 kasus. Untuk Kabupaten Kulonprogo mencapai 131 kasus, Kota Jogja 79 kasus dan 13 kasus di Kabupaten Gunungkidul.

“Rincian riwayat didominasi oleh tracing kontak erat sebanyak 613 kasus. Lalu periksa mandiri sebanyak 122 kasus. Riwayat perjalanan luar daerah 3 kasus, screening karyawan kesehatan 3 kasus dan 50 kasus belum ada info,” jelas Kabag Humas Pemprov DIJ Ditya Nanaryo Aji, Kamis (24/6).

Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ juga mencatat adanya 11 pasien meninggal dunia. Catatan kematian masih didominasi oleh pasien lanjut usia. Rata-rata berusia diatas 50 tahun.

“Penambahan kasus meninggal sebanyak 11 kasus, sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam perawatan menjadi  1.422 kasus,” katanya.

Disisi lain jumlah pasien sembuh dan selesai masa isolasi terus bertambah. Data terbaru menyebutkan sebanyak 258 pasien telah sembuh atau rampung masa isolasi. Baik pasien tidak bergejala hingga bergejala ringan hingga berat.

Distribusi kasus sembuh menurut domisili diantaranya 47 pasien dari Kota Jogja. Lalu 118 pasien dari Kabupaten Bantul, 17 pasien dadi Kabupaten Kulonprogo, 15 pasien dadi Kabupaten Gunungkidul dan 61 pasien dari Kabupaten Sleman.

“Sehingga total pasien sembuh hingga saat ini sudah 46.644 pasien,” ujarnya. (dwi/sky)

Jogja Raya