RADAR JOGJA – Tingginya angka terkonfirmasi Covid-19 di Bumi Projotamansari membuat beberapa rumah sakit sampai menggunakan instalasi gawat darurat (IGD) sebagai ruang rawat sementara. Sehingga RS tidak dapat menerima pasien rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) lain.

Salah satu RS yang sempat menutup akses rujukan IGD adalah RSUD Panembahan Senopati. “IGD tetap operasional, tidak tutup. Tapi tidak menerima rujukan dari faskes lain,” ungkap Humas RSUD Panembahan Senopati, Siti Rahayuningsih Kamis (17/6).

Kebijakan dilakukan lantaran IGD harus menampung pasien terkonfirmasi Covid-19. Akibat tempat tidur (bed) ruang isolasi Covid-19 penuh. “IGD jadi ruang transit, sebelum pasien masuk ke ruang rawat. Mulai tadi pagi (kemarin), sudah menerima rujukan lagi,” klaimnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja membenarkan minimnya ketersediaan bed bagi pasien Covid-19. Hal ini terjadi akibat tingginya angka pertambahan terkonfirmasi Covid-19. Sehingga lebih dari 90 persen bed yang tersedia di Bantul sudah terisi. “Hampir semua IGD penuh,” sebutnya.

Terjadi penumpukkan pasien di IGD. Sebab IGD digunakan sebagai tempat transit sebelum terkonfirmasi Covid-19 dipindah ke ruang isolasi. “Di RSUD Panembahan Senopati masih ada. Bangsal Covid-19 bisa digunakan bagi yang sudah antre. Waiting list juga sudah ada di masyarakat, tapi mereka dalam pemantauan. Kami support vitamin dan fasilitas kesehatan,” ucapnya.

Untuk itu, Dinkes Bantul mendorong seluruh RS di Bantul untuk menambah kapasitas bed. “Kami sudah bertemu dengan RSUD Panembahan Senopati. Berproses, insyaallah, Senin akan ada penambahan sekitar 14 sampai 18 bed pasien Covid-19,” ungkapnya.

Dipaparkan, Pemkab Bantul memiliki tiga selter dengan total daya tampung 250 bed. Ditambah dengan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 sebanyak 50 bed. Selain itu, terdapat 14 shelter kalurahan dengan total daya tampung 260 bed. “Kalau semua bisa jalan, saya rasa itu bisa membantu,” jelasnya.

Sekda Bantul, Helmi Jamharis turut mengungkap rencana penambahan shelter kabupaten. Penambahan akan dilakukan di RS Padmasuri. Selain itu, Pemkab melakukan survei terhadap gedung eks-Pyramid yang ada di Sewon, Bantul. “Masih dalam survei,” tandasnya. (fat/pra)

Jogja Raya