RADAR JOGJA – Hobi Gregorius Sariatama Adiputra,21 terbilang unik. Pemuda asal Wirobrajan, Jogja ini punya hobi menyelamatkan hewan anjing yang terlantar. Hobi tersebut, berawal dari keprihatinanya terhadap anjing yang mendapat perlakuan kurang baik dari masyarakat.

Dia mengaku lebih 2 tahun ini menjalankan hobinya. Bahkan, kecintaannya terhadap hobinya tersebut melebihi segalanya. “Kalau disuruh milih ngurusin pacar, mending ngerawat anjing,” kata pria bertato yang berprofesi sebagai tukang piercing dan tatto, Rabu Jumat (2/6).

Pemuda yang akrab disapa Yayak mengatakan, setiap hari dirinya dan anjing-anjingnya bercengkrama seperti keluarga. Ketika bisa membantu dan merawatya bisa menimbulkan rasa bahagia.

Namun masyarakat pada umumnya, gusar dengan hewan tersebut. Dari beberapa pengalaman, pihaknya mengecam tindakan menjadikan hewan anjing sebagai konsumsi dan tindak kekerasan.

Yayak jelasnya, pernah mendatangi oknum yang menjual lima anak anjing, masih berusia dua bulan akan dijadikan makanan. ” Begitu tau, saya datangi. Saya bayar, jam satu malam bersama Ayah, saat itu juga. Bertemu di depan Pasar Pasty, sambil tak nasehati,”ungkapnya.

Di agama yang dianutnya memang boleh dikonsumsi, namun seiring waktu, Dia merasa iba. Mengingat, proses penyembelihanya yang tidak biasa. “Respect baca berita perempuan viral menggunakan cadar tapi juga hobi selamatkan anjing jalanan, itu keren,” katanya.

Bahkan saat ini di rumahnya, masih ada empat anjing yang dirawat. Masing-masing memiliki cerita memilukan jika diingat. Salah satunya, anjing ras Kintamani bernama Zeky, yang sudah sembuh.

Pertama bertemu, ujarnya berlumuran darah karena dipukul oleh pemilik kos temanya. Anjing sendiri memiliki karakter masing-masing. Kalau jenis Kintamani, menurutnya memang aktif, dan lincah, harus sering diajak jalan. ”jika tidak ingin jadi stres dan menggangu,” tambahnya.

Setelah dirawat oleh Yayat, beberapa anjing akan dicarikan orang yang mengadopsi. Syaratnya, dengan tandatangan surat perjanjian yang harus dipatuhi. Supaya anjing tetap sehat dan berumur panjang.
Hingga kini banyak yang ingin menjadi mengadopsi Zeky. ”Belum ada yang masuk kriteria,” terangnya.

Kini, Yayak kerap berkeliling juga mencari informasi melalui media sosial mengenai kekerasan terhadap hewan kususnya anjing.”Hewan akan baik, jika diperlakukan dengan tepat,”terangnya. (cr1/bah)

Jogja Raya