RADAR JOGJA – Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) ulang tingkat sekolah dasar (SD) di Gunungkidul berjalan lancar. Selanjutnya persiapan penilaian akhir tahun (PAT) atau kenaikan kelas.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul Sudyo Marsito mengatakan, seluruh siswa SD sebanyak 9.701 anak terpaksa mengulang ASPD karena sebelumnya bermasalah. Persoalan teknis itu berupa kesahalan entri dalam perintah mengerjakan soal.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) pelaksanaan ASPD ulang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berjalan lancar, tanpa kendala,” kata Sudyo Marsito Rabu (2/6).

Dia menjelaskan, ASPD tahun 2020/2021 merupakan pengganti ujian nasional (unas). Bukan menjadi penentu, namun sebagai pertimbangan kelulusan. Penyelenggaraan ASPD menindaklanjuti kebijakan penghapusan unas. “Dengan adanya ASPD maka ada standar pemetaan mutu pendidikan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, untuk jenjang SD kelas 1 sampai kelas 5 saat ini mulai ancang-ancang pelaksanaan PAT. Agendanya awalan dilakukan selama satu minggu mulai hari ini sampai dengan sepekan ke depan.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Kabupaten Gunungkidul Kiswara mengatakan, Disdikpora telah menerbitakan surat edaran (SE) jadwal PAT tingkat SMP. Hal itu menindaklanjuti hasil koordinasi dalam rangka penyelenggaraan PAT tahun pelajaran 2020/2021. “Jadwal PAT mulai Senin (7/6) sampai dengan Senin (14/6) dibagi dalam dua sesi, kelas 8 dan 7,” kata Kiswara.

Mata pelajaran (mapel) yang diujikan, kata Kiswara, bahasa Indonesia, matematika, bahasa inggris, IPA, pendidikan agama, bahsa Jawa, PKn, IPS, penjasorkes, seni budaya, prakarya/mulok dan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Pelaksanaan TIK sendiri dilakukan secara daring. “Namun jika siswa tidak mampu, sekolah menyediakan fasilitas,” ungkapnya. (gun/laz)

Jogja Raya