RADAR JOGJA – Di Kabupaten Sleman, 49 siswa SD mengikuti ujian ASPD hari ini (2/6). Dari jumlah itu, 46 di antaranya adalah siswa SD/MI dan tiga siswa kejar paket A yang tersebar di 16 kapanewon.

Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ummul Cusnah mengatakan, jumlah itu belum keseluruhan dari total siswa yang absen saat mengikuti ujian ASPD pekan lalu. Berdasarkan data, jumlah siswa yang absen mencapai 58 anak. Tersebar di beberapa sekolah di 16 kapanewon di Sleman.

Nah, siswa yang belum mengikuti ujian susulan juga ada. Salah satu penyebabnya karena sakit. Ada juga yang tidak berkeinginan mengikuti ujian ASPD, dengan alasan hendak melanjutkan SMP di luar DIJ dan mengikuti tempat kerja orangtuanya. “Ada pula yang mengikuti tes masuk pondok pesantren,” ungkap Ummul kepada Radar Jogja Selasa (1/6).

Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana menambahkan, ujian ASPD siswa SD yang digelar di 510 SD, 24 MI dan 10 Kejar Paket A pada pekan lalu berjalan lancar. Meski beberapa ada yang absen, jumlahnya kecil. Dari total siswa kelas enam 15 ribuan.

Ery menyebut, beberapa yang absen, selain sakit ada juga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), sehingga harus mengikuti ujian susulan dan tidak diizinkan orang tuanya karena hendak mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta. “Jika ada anak isolasi sampai 2 Juni belum rampung, akan kami fasilitasi sendiri,” ungkapnya.

Ujian ASPD tidak menentukan kelulusan. Hanya saja sebagai bahan evaluasi pembelajaran daring yang sudah dilakukan selama ini. ASPD sebagai dasar mutu pendidikan yang berlangsung selama pandemi Covid-19 ini, tetapi menjadi salah satu penilaian masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Berlaku di seluruh DIJ.

Kalau penentuan kelulusan, berdasarkan ujian yang disiapkan Satuan Pendidikan. Kemudian digabungkan dengan nilai rapor. “Karena nilai ASPD itu digunakan untuk perhitungan seleksi juga, nanti akan dilakukan lagi pada 16 Juni bagi siswa yang tidak bisa ikut ujian susulan Rabu,” ujarnya.

Siswa yang berhalangan hadir karena dimungkinkan masih melakukan isolasi dapat mengikuti ujian ASPD berbarengan dengan siswa di luar DIJ yang hendak mengikuti ujian ini. Dengan waktu pendaftaran ujian ASPD pada 10-14 Juni mendatang. (mel/laz)

Jogja Raya