RADAR JOGJA – Pelaksanaan asesmen standardisasi pendidikan daerah (ASPD) tingkat sekolah dasar (SD) di Gunungkidul terpaksa diulang. Gara-garanya, materi soal membingungkan. Rencanannya, pengulangan ASPD seluruh pelajar jenjang SD berlangsung hari Rabu ini.

Kepala Sekolah SDN 2 Mulo, Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, materi soal ASPD yang diulang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebelumnya pada Kamis (27/5), murid telah mengikuti ujian ASPD. Namun karena muncul kesalahan teknis, maka diputuskan diulang.

“Total ada 25 siswa kami yang mengulang ASPD,” kata Wiji Utomo saat dihubungi Selasa (1/6). Untuk pelaksanaan ASPD susulan, sejumlah persiapan telah dilakukan. Mulai pengetatan protokol kesehatan (prokes) sampai teknis ujian. Para pengawas juga diminta segera berkoordinasi jika menemui kendala.

“Jadi saat ASPD waktu itu terjadi kesalahan entri dalam perintah mengerjakan soal. Tidak hanya di sekolah kami, tapi juga seluruh SD di Gunungkidul, sehingga harus diulang,” ujar Wiji Utomo.

Dikatakan, pengulangan ASPD menindaklanjuti keputusan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul. Kemudian informasi dilanjutkan kepada wali murid melalui grup WatshApp (WA).

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Kabupaten Gunungkidul Sudyo Marsita membenarkan adanya pengulangan tes ASPD untuk mapel IPA. Kebijakan itu harus diambil karena adanya kesalahan entri dalam perintah mengerjakan soal.
“Di soal IPA perintahnya disuruh memilih satu atau lebih jawaban benar. Jelas ini salah karena yang benar hanya untuk memilih salah satu jawaban,” katanya.

Dia menjelaskan, kekeliruan perintah mengerjakan soal berdampak terhadap para siswa. Sebab ada siswa yang tetap memilih satu jawaban benar, namun ada pula yang memilih dua sampai tiga jawaban. “Ini terjadi di semua sekolah dan sebanyak 9.701 siswa harus mengulang,” ungkapnya.

Menurutnya, keputusan mengulang tes ASPD telah dikoordinasi dengan Disdikpora DIJ. Rencananya, tes susulan diselenggarakan hari ini (2/6). Pihaknya meminta kepada pengawas agar jeli saat mendampingi anak-anak.
Kalau menemukan kenjanggalan materi soal, segera dilaporkan. Total peserta ada 9.701 anak yang mengikuti ujian ASPD susulan, terdiri atas siswa dari sekolah negeri maupun swasta,” tambahy Sudyo Marsita. (gun/laz)

Jogja Raya