RADAR JOGJA – Kekhawatiran pesebaran virus korona dari para pemudik terbukti. Dalam tes rapid antigen acak bagi pengemudi yang melintas di perbatasan DIJ dan Jawa Tengah Rabu (19/5), ditemukan tiga orang yang positif Covid-19.

Petugas gabungan di Pos Penyekatan Tempel Sleman yang berbatasan dengan Kabupaten Magelang menggelar rapid test antigen acak untuk para pengemudi yang melintas.

Tes itu dilakukan untuk mendapatkan sampling berapa banyak pengendara yang tertular Virus Korona. Terutama bagi mereka yang melintasi jalan yang menghubungkan Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Magelang di Jawa Tengah itu. Pantauan Radar Jogja, kendaraan pelat luar DIJ yang melintasi pos penyekatan Tempel cenderung lebih sedikit jika dibandingkan masa libur lebaran itu. Hal itu kemungkinan besar dipengaruhi oleh hari kerja yang sudah mulai berlaku baik bagi karyawan swasta maupun pemerintahan sejak awal pekan lalu.

Koordinator Pos Penyekatan Tempel Kompol Riyanto menyatakan, untuk sampling rapid antigen ini disediakan 50-60 alat setiap harinya. Alat itu akan digunakan bagi mereka yang mengendarai atau menumpang kendaraan dengan pelat luar DIJ. Terutama bagi mereka yang tidak bisa menunjukan identitas kesehatan.

Riyanto menambahkan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai 18 hingga 24 Mei 2021. Menurut data terbaru yang dimiliki Riyanto, sudah ada tiga orang yang diketahui positif dalam proses tes acak itu. “Dari data kemarin, setidaknya ada tiga orang yang positif virus korona. Dari pihak kami kemudian menghubungi puskesmas terdekat dimana orang yang positif itu tinggal,” tambahnya.

Ditanya domisil tiga orang yang positif itu, Riyanto mengatakan mereka berasal dari Jawa Tengah. “Maka, kami akan gencar melaksanakan edukasi kepada masyarakat, terutama untuk menaati protokol kesehatan. Misal, menggunakan masker saat berkendara,” tandas Riyanto. (kur/pra)

Jogja Raya