RADAR JOGJA –Para pedagang di pasar Beringharjo, sangat antusias saat melangsungkan gerakan Indonesia Raya Bergema, Kamis (20/5).

Ketua Paguyuban Adem Ayem Pasar Beringharjo Sisi Barat Bintoro menyambut positif gerakan Indonesia Raya Bergema. Menurutnya aksi ini tidak mengganggu aktivitas perekonomian. Pedagang dan pembeli cukup meluangkan waktu sebentar dalam posisi kidmat dan sempurna.

Baginya menyanyikan lagu Indonesia Raya adalah wujud kecintaan kepada Indonesia. Pria berkepala plontos ini setuju Indonesia Raya dinyanyikan secara rutin. Tepatnya pagi hari sebelum memulai aktivitas perdagangan.

“Pedagang mendukung sekali gerakan Indonesia Raya Bergema. Salah satu upaya menjunjung dengan menjiwai Indonesia Raya. Tetap mendukung NKRI, Indonesia tetap jaya,” jelasnya ditemui di selasar Pasar Beringharjo sisi barat.

Bintoro menuturkan ada sekitar 1.400 pedagang di Pasar Beringharjo. Jumlah ini masih bisa bertambah. Ini karena aktivitas perdagangan di pasar Beringharjo cukup tinggi.

Upaya sosialisasi terhadap pedagang masih berlangsung. Dia menyadari gerakan Indonesia Raya Bergema tidak serta merta berjalan serempak. Terlebih aktivitas perekonomian bisa berlangsung setiap waktu.

“Kami tetap mengajak, ada imbauan dari Dinas (Disperindag Kota Jogja) agar pedagang mendukung gerakan ini. Wujud kecintaan sebagai WNI yang mendukung NKRI,” katanya.

Salah satu inisiator aksi Nano Asmorodono menuturkan Indonesia Raya Bergema berlangsung serentak di 10 lokasi berbeda. Dia memastikan gerakan ini berlangsung konsisten kedepannya. Termasuk bertambahnya lokasi-lokasi penambahan pemutaran Indonesia Raya.

Pemutaran lagu kebangsaan ini, lanjutnya, untuk menggugah semangat nasionalisme. Itulah mengapa pemilihan lokasi terfokus di ruang publik. Adapula kantor-kantor instansi pemerintah maupun swasta.

“Pasar kami pilih karena heterogen. Ada beberapa kalangan masyarakat disini, tidak hanya pedagang dan pembeli tapi masyarakat luas. Ada yang sedang berjualan tawar menawar, langsung berdiri tegap dan sikap sempurna saat Indonesia Raya berkumandang,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya