RADAR JOGJA – Saat tertidur pulas seorang warga Dusun Gading 3, Gading, Playen, menjadi korban gigitan ular berbisa. Korban sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Korban diketahui bernama Anton Subagyo, 37. Pria yang diketahui berprofesi sebagai sales itu sebelumnya sedang tertidur di ruang tamu. Menjelang pagi, tepatnya pukul 04.30, ia terbangun karena kaget mendengar suara gaduh di rumahnya.

Anton melihat seekor tikus dan ular melompati tubuh korban hampir bersamaan. Reflek, korban menggerakkan tangan mengenai bagian tubuh ular dan meninggalkan bekas gigitan. Anton masih bangkit dan membunuh ular berbisa yang kemudian diketahui jenis ular Welang itu.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, kejadian warga digigit ular beracun terjadi pada hari Minggu (16/5). Tak lama berselang, korban mengeluh kesakitan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nurrohmah, Playen, guna mendapatkan penanganan medis.

“Namun setelah menjalani perawatan, nyawa korban tidak tertolong,” kata Hajar Wahyudi saat dihubungi kemarin (17/5). Korban dipastikan meninggal dunia pada pukul 09.30 dan langsung dikebumikan pada hari itu pukul 15.30 di pemakaman setempat, wilayah Gading 2, Playen.

Menurut AKP Hajar, dari hasil olah TKP diduga ular berbisa jenis Welang dengan panjang sekitar satu meter. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai keberadaan ular berbisa di lingkungan sekitar rumah,” ujar perwira menengah ini.

Sementara itu, Dokter Spesialis Toksikologi dr Tri Maharani MSi.Sp.Em mengatakan, masih banyak orang yang tidak mengerti tentang penanganan awal ketika digigit ular berbisa. Padahal serangan hewan melata golongan reptil bersisik ini sangat sangat mematikan.

“Apakah pasti jenis Welang? Jadi kalau identifikasi tidak jelas, maka disebut unidentified snake dengan neurotoxin sign and symptom,” kata Tri Maharani.
Dikatakan, selama tidak ada specimen atau foto dan dilakukan identifikasi oleh ahli yang kompeten dan berijazah seperti herpetologi LIPI, pihaknya belum bisa memberikan diagnosa kasus di Playen, karena belum ada kepastian jenis ular. (gun/laz)

Jogja Raya