RADAR JOGJA – Ketua umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pusat, Rosan P. Roeslani melantik GKR Mangkubumi sebagai ketua umum Kadin DIJ untuk periode 2020-2025 di Prambanan, Sleman, (5/5). Pengurus Kadin periode ini diharapkan mampu membantu mengatasi pengangguran di tengah pandemi Covid-19.

GKR Mangkubumi mengatakan, kepengurusan periode ini cukup berwarna mulai dari pelaku usaha maupun praktisi. Harapannya, bisa mendampingi apa yang jadi kebutuhan di wilayah daerah.

”Terutama untuk mengatasi pandemi ini banyak sekali pengangguran dan pelaku UMKM yang mengalami kesulitan,” kata Mangkubumi dalam sambutannya.

Dijelaskan, masyarakat harus siap belajar digitalisasi. Meskipun dari rumah tetap bisa menghasilkan, akan banyak pelatihan dan pendampingan digital.
Dia berharap, untuk kepengurusan Kadin DIJ periode ini semakin baik. Apalagi kini terdapat penambahan wakil kepala daerah yang sebelumnya berjumlah 15 menjadi 21. Sehingga, kepekaan terhadap kebutuhan masyarkat yang selama ini menjadi tantangan semakin tinggi.

Puteri pertama dari Gubernur DIJ ini mengingatkan, banyaknya pengganguran dan pembangunan yang masif di DIJ akan mendorong hadirnya beberapa program seperti vokasi, pelatihan-pelatihan keahlian untuk mendapatkan pekerjaan. Tantangan lainnya, masalah mineral dan penambangan ilegal harus menjadi perhatian. ”Kami harus membantu pemerintah untuk menata, bukan menutup,” tegasnya.

Kadin DIJ, jelasnya, membawa semangat baru dalam merespon era digitalisasi ekonomi. Dimana, pengurus yang berlatar eksportir dan industri kreatif memiliki terobosan serta visi yang jelas. Diharapkan, bergabungnya para entrepreneur hebat dalam wadah Kadin DIJ, dapat membawa semangat baru dalam merespon era digitalisasi ekonomi.

Diharapakan, momentum ini dapat menjadi titik tolak sinergi pihak yang didukung oleh kekuatan kaprajan, kampung, dan komunitas. ”Tujuannya untuk bersama membangun bisnis memajukan bangsa, yang berujung dan bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” harapnnya. (Cr1/bah)

Jogja Raya