RADAR JOGJA – Puluhan warga Jogjakarta melaksanakan doa bersama di Pangkalan TNI AL (Lanal) Jogjakarta, Selasa sore (27/4). Untuk mendoakan arwah para awak KRI Nanggala-402. Kegiatan ini diikuti oleh beragam komunitas yang tergabung dalam Forum Rakyat Jogja Untuk Indonesia.

Doa bersama dipimpin sejumlah pemuka agama yakni Totok Tejamano (Persatuan Umat Budha Indonesia PD DIJ), Bhavati Mahendrajaya (Anggota Sabhawalaka Parisada Hindu Dharma Indonesia DIJ), Pendeta Tigor (Gereja Kristen Sedayu Bantul), Romo Adrianus Maradiyo, Pr (Kevikepan Jogjakarta Timur), Nur Wahid (Ketua Banser DIJ) dan Ki Demang Wangsyaffudin (Sunda Wiwitan). Diikuti sekitar 50 orang warga masyarakat dari berbagai kalangan. Termasuk perwakilan Korem 072 / Pamungkas, Polda DIJ, Kodim 0734/Kota Jogjakarta dan Polresta Jogjakarta

Perwakilan Forum Rakyat Jogja Untuk Indonesia Widihasto Wasana Putra menuturkan kegiatan ini bersifat spontanitas. Doa bersama sendiri melibatkan perwakilan tokoh agama dan kepercayaan di Jogjakarta. Doa dilaksanakan secara bergantian dengan tata cara yang berbeda.

“Doa bersama lintas agama dan kepercayaan untuk mendoakan arwah para patriot awak KRI Nanggala-402. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberi ketabahan. Lalu semangat para patriot tetap diwarisi oleh rakyat Indonesia,” jelasnya ditemui di sela-sela doa bersama, Selasa (27/4).

Kegiatan dibuka dengan permainan ansamebel biola anak-anak. Memainkan lagu gugur bunga. Alunan musik ini juga direspon seorang seniman pantomim bernama Andi SW.

Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Jogjakarta Letkol Wahyu Hidayanto berterimakasih atas wujud dukungan moril. Menurutnya doa bersama dapat menjadi tonggak bagi para keluarga awak KRI Nanggala 402 dan personel TNI AL. Dimana salah satu awak ada yang beralamat Bantul, KLS ISY Gunadi Fajar Rahmanto.

“Apresiasi kegiatan doa bersama dilaksanakan lintas sektoral dan masyarkat. Dukungan moril dapat meningkatkan semangat, terima kasih,” katanya. (dwi/sky)

Jogja Raya