RADAR JOGJA – Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ mempercepat vaksinasi kepada lanjut usia (lansia). Upaya ini diwujudkan dengan vaksinasi di Kantor Dinkes DIJ setiap harinya. Targetnya 100 lansia mendapatkan suntikan vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) setiap harinya.

Kabid Pengendalian dan Penularan Penyakit (P2P) Dinkes DIJ Berty Murtiningsih menuturkan, program telah berjalan sejak Senin (19/4). Skema percepatan yang digunakan adalah pemberian secara kontinyu reguler dengan target tertentu.

“Target 100 lansia per hari untuk membantu percepatan. Evaluasi sementara ini target terpenuhi. Minggu depan mungkin 150 lansia tapi tetap lihat dan cari polanya. Kalau datang tepat waktu dan tepat jadwal bisa selesai dan cepat tervaksin,” jelasnya ditemui di Kantor Dinkes DIJ, Rabu (21/4).

Sesuai daftar Kementerian Kesehatan, ada 295.349 lansia di Jogjakarta yang masuk dalam daftar penerima vaksin. Dari total tersebut baru tercapai 21 persen untuk dosis tahap pertama. Untuk dosis tahap kedua telah tervaksin 7 persen dari target. Angka ini tentu masih jauh dari capaian target. Berty tak menampik vaksinasi bagi lansia tidaklah mudah. Sehingga perlu perlakuan khusus dalam memberikan vaksinasi pada tahapan kedua ini.

“Dari sasaran 295.349, saat ini 60.816 sudah tervaksin, ini sudah termasuk upaya percepatan. Kalau target rampung Juni,” katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ ini menuturkan, vaksinasi diawali dengan pendaftaran secara daring. Mengisi seluruh data personal dan riwayat kesehatan. Selanjutnya memilih hari dan jam penyuntikan vaksin.

Setibanya di Kantor Dinkes DIJ langsung mengikuti alur yang telah ada. Para pendamping juga bisa menemani selama proses vaksinasi. Dinkes DIJ sendiri menambah personel lapangan agar vaksinasi optimal.

“Ini pakai link yang ada di medsos dan website Dinkes DIJ. Didalam link ada persyaratan, usia lalu dia harus isi seperti biasanya. Nah jadwalnya bisa milih tanggal sekian dan jam sekian,” ujarnya.

Vaksinasi terhadap lansia sendiri terbagi dalam 3 skema percepatan. Selain kontinyu dengan target tertentu adapula pemberian vaksin secara bersama atau massal. Lalu percepatan dengan jemput bola. Skema jemput bola menyasar panti wreda di wilayah Jogjakarta. Membawa seluruh peralatan dan sumber daya manusia ke alamat tertuju. Pelaksanaan skema ini berlangsung setiap Jumat.

“Tahap pertama sepanjang ramadan ini. Targetnya 100 lansia juga. Ini juga permintaan Kadinsos karena kendala mobilitas. Jumat kemarin (16/4) di Bantul besok ini (23/4) di Pakem Sleman,” katanya.

Dia berharap target vaksinasi lansia bisa tercapai. Pertimbangannya adalah tingginya faktor resiko terpapar Covid-19. Terlebih angka mortalitas akibat Covid-19 di Jogjakarta didominasi oleh lansia. “Kenapa prioritas lansia ditahap kedua karena angka kematian akibat Covid-19 itu kebnayakan lansia. Lalu rentan terpapar angka kematian tinggi, untuk itu prioritas pada lansia,” ujarnya.(dwi/ila)

Jogja Raya