RADAR JOGJA – Gempa bumi di kawasan Samudera Hindia selatan Kabupaten Malang terdeteksi di seismogram pos pengamatan Gunung Merapi (PGM). Tak hanya satu tapi hingga lima pos sekaligus yang mengitari Gunung Merapi. Seluruh jarum seismogram menunjukan pergerakan yang sama saat gempa tektonik tersebut terjadi.

Gempa bumi Malang tercatat dengan magnitudi 6,7 skala Richter, kemudian direvisi menjadi 6,1 skala Richter. Terjadi di 96 kilometer sisi selatan Kabupaten Malang. Memiliki kedalaman 80 kilometer.

“Iya benar terasa di semua pos pengamatan dan terekam di seluruh stasiun Merapi,” jelas Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)┬áHanik Humaida dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/4).

Kelima PGM yang mencatat pergerakan lempeng bumi ini adalah PGM Kaliurang di Sleman, PGM Babadan dan Ngepos di Magelang Jawa Tengah. Adapula PGM Jrakah dan Selo di Boyolali Jawa Tengah.

Terkait dampak ke Gunung Merapi, Hanik memastikan tidak ada. Ini karena gempa Malang adalah tektonik lempeng bumi. Walau begitu pihaknya masih terus memantau perkembangan kedepannya.

“Hingga saat ini tidak terlihat adanya pengaruh gempa tersebut terhadap aktivitas vulkanik Merapi. Aktivitas Merapi tetap seperti biasa dengan status Siaga,” katanya. (dwi/sky)

Jogja Raya