RADAR JOGJA-Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota  Jogja melakukan pemantauan pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) pada hari ketiga ASPD, Rabu (7/4) di SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja Jalan Kapas II, Kelurahan  Semaki, Kecamatan Umbulharjo dan SMP BOPKRI 1, Jalan Mas Suharto, Kelurahan Tegalpanggung, Kecamatan Danurejan, Kota Jogja.

Pada hari ketiga pelaksanaan ASPD mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Inggris.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja  Naning Hidayati mengatakan, “Pelaksanaan ASPD di SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja berlangsung dua sesi. Diikuti sebanyak 266 siswa, yang dibagi menjadi tujuh ruangan. Sementara ada dua siswa yang tidak mengikuti ASPD dikarenakan sakit.

Di SMP Muhammadiyah 2 Kota  Jogja ini pihak sekolah juga menyediakan minuman kemasan kotak dan buahan. Yang dibagikan saat para siswa hendak  pulang dan dijemput oleh orangtua dengan menggunakan handy talky (HT) diruangan kelas.

Sebelum dilaksanakannya ASPD di SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja ini dilakukan tes Genose C19 terhadap seluruh siswa,”katanya.

Sementara itu pelaksaan ASPD di SMP 1 BOPKRI Kota Jogja hanya dilakukan satu sesi dengan jumlah siswa yang mengikuti ASPD sebanyak 35 siswa yang terdiri dari 30 siswa BOPKRI 1 dan 5 berasal dari BOPKRI 2 dan BOPKRI 10 Kota Jogja.  Ada dua ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan ASPD.

Kepala SMP BOPKRI 1 Kota Jogja Wildan Nor Tri  Wicaksono menjelaskan,”Penggunaan komputer masing-masing satu satu komputer satu siswa. Tidak ganti-ganti,”ujarnya.

Anggota Forpi Kota Jogja Baharuddin Kamba menuturkan,”Pelaksanaan ASPD di SMP Muhammadiyah 2 Kota Jogja  maupun di SMP BOPKRI 1 Kota Jogja  berlangsung dengan lancar. Protokol kesehatan dijalankan secara ketat. Yaitu menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Forpi Kota Jogja berharap pelaksanaan ASPD pada hari terakhir besok Kamis  (8/4) dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tetap berlangsung aman dan lancar tidak ada halangan apapun. Selain itu juga protokol kesehatan tetap dijalankan dengan tertib,”harapnya. (sky)

Jogja Raya