RADAR JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X  mengaku tak ada persiapan khusus untuk suntik vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tetap beraktivitas seperti biasa saat sebagai Gubernur maupun Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Bahkan pagi harinya sempat mengikuti Tingalan Jumenengan Dalem di Keraton.

Menurutnya vaksin Covid-19 sangatlah penting. Terlebih potensi bahaya sebaran dan terpapar virus yang berkembang di Wuhan Tiongkok ini masih tinggi. Termasuk belum adanya obat untuk Covid-19.

“Kalau persiapan khusus tidak ada. Tidak usah takut. Tidak usah khawatir. Percaya imunitas akan menyertai bapak ibu semuanya,” jelasnya ditemui usai vaksinasi di RSUP Dr Sardjito, Sabtu (13/3).

HB X ikut vaksinasi bagi golongan lanjut usia. Keikutsertaan HB X dalam vaksinasi setelah vaksin Sinovac dipastikan aman bagi lansia. Sebelumnya HB X memang tak terdaftar dalam vaksinasi tahap pertama.

Ketidak ikut sertaan HB X dalam kick off vaksinasi akibat faktor usia. Kala itu beberapa pejabat dan tokoh masyarakat menjalani vaksinasi. Termasuk Wakil Gubernur DIJ Kanjeng Gusti Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X.

‘Silakan nanti kalau ada vaksinasi lansia, kalau ada bapak ibu yang merasa lanjut usia untuk menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya,” katanya.

HB X menjalani suntik vaksin bersama GKR Hemas. Selain itu adapula para lansia yang tergolong sebagai tokoh masyarakat. Termasuk para akademisi dari beberapa perguruan tinggi di Jogjakarta.

Pasca vaksinasi, HB X dan GKR Hemas terlebih dahulu istirahat selama 30 menit. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Tindakan ini mengacu pada protokol vaksinasi yang berlaku.

“Siang hari ini, saya dan istri, juga beberapa bapak ibu yang lain untuk pertama kali bisa vaksinasi lansia. Tidak ada implikasi apapun yang saya rasakan,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya