RADAR JOGJA- Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Hamengku Buwono X (HB X) akan mendapatkan suntik vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Sabtu  (13/3).

Lokasi penyuntikan dosis pertama ini bertempat di RSUP Sardjito.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini tak sendiri dalam menerima vaksin Sinovac. Rencananya juga akan diikuti oleh sang permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas. Adapula para guru besar dan tokoh masyarakat yang lanjut usia.

“Benar besok Ngarso Gubernur akan vaksin di RSUP Sardjito. Bersama GKR Hemas dan beberap guru besar. Adapula tokoh-tokoh yang tergolong dalam lanjut usia,” jelas Kabag Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda Pemprov DIJ Ditya Nanaryo Aji ditemui di Kantor Kepatihan, Jumat (12/3).

Hanya saja untuk waktu pelaksanaan penerimaan vaksin ini masih belum dipastikan. Ini karena HB X masih menjalani prosesi Tingalan Jumenengan Dalem di Keraton Jogjakarta. Berupa rangkaian upacara peringatan penobatan atau kenaikan tahta Sultan.

“Sesuai rencana, vaksinasi jam 9 pagi, tapi karena ada Jumenengan, kemungkinan beliau baru menerima vaksin jam 11 siang,” katanya.

HB X sendiri awalnya tak masuk dalam kategori penerima vaksin. Baik dalam daftar tokoh atau golongan penerima vaksin lainnya. Pertimbangannya adalah faktor usia.

Akibatnya, HB X tak mengikuti kick off vaksinasi 14 Januari. Kala itu beberapa pejabat dan tokoh masyarakat menjalani vaksinasi. Termasuk Wakil Gubernur DIJ Kanjeng Gusti Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X.

“Saat itu pertimbangan lain karena vaksin Sinovac diperuntukkan bagi usia 18 tahun hingga 59 tahun. Sementara, usia Ngarso Ndalem sudah melebihi kriteria tersebut,” ujarnya.

Hanya saja, kala itu HB X menyatakan bersedia untuk disuntik vaksin. Akhirnya vaksinasi kepada HB X bisa terwujud pasca terbitnya ijin penggunaan darurat vaksin Sinovac. Khususnya terhadap kelompok masyarakat berusia di atas 60 tahun.

“Kalau kesehatan beliau selama sebelum menjalani vaksinasi sudah dipantau. Dinyatakan sehat dan siap mendapatkan vaksin Sinovac,” katanya. (dwi/sky)

RADAR JOGJA- Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Hamengku Buwono X (HB X) akan mendapatkan suntik vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Sabtu  (13/3).

Lokasi penyuntikan dosis pertama ini bertempat di RSUP Sardjito.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini tak sendiri dalam menerima vaksin Sinovac. Rencananya juga akan diikuti oleh sang permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas. Adapula para guru besar dan tokoh masyarakat yang lanjut usia.

“Benar besok Ngarso Gubernur akan vaksin di RSUP Sardjito. Bersama GKR Hemas dan beberap guru besar. Adapula tokoh-tokoh yang tergolong dalam lanjut usia,” jelas Kabag Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda Pemprov DIJ Ditya Nanaryo Aji ditemui di Kantor Kepatihan, Jumat (12/3).

Hanya saja untuk waktu pelaksanaan penerimaan vaksin ini masih belum dipastikan. Ini karena HB X masih menjalani prosesi Tingalan Jumenengan Dalem di Keraton Jogjakarta. Berupa rangkaian upacara peringatan penobatan atau kenaikan tahta Sultan.

“Sesuai rencana, vaksinasi jam 9 pagi, tapi karena ada Jumenengan, kemungkinan beliau baru menerima vaksin jam 11 siang,” katanya.

HB X sendiri awalnya tak masuk dalam kategori penerima vaksin. Baik dalam daftar tokoh atau golongan penerima vaksin lainnya. Pertimbangannya adalah faktor usia.

Akibatnya, HB X tak mengikuti kick off vaksinasi 14 Januari. Kala itu beberapa pejabat dan tokoh masyarakat menjalani vaksinasi. Termasuk Wakil Gubernur DIJ Kanjeng Gusti Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X.

“Saat itu pertimbangan lain karena vaksin Sinovac diperuntukkan bagi usia 18 tahun hingga 59 tahun. Sementara, usia Ngarso Ndalem sudah melebihi kriteria tersebut,” ujarnya.

Hanya saja, kala itu HB X menyatakan bersedia untuk disuntik vaksin. Akhirnya vaksinasi kepada HB X bisa terwujud pasca terbitnya ijin penggunaan darurat vaksin Sinovac. Khususnya terhadap kelompok masyarakat berusia di atas 60 tahun.

“Kalau kesehatan beliau selama sebelum menjalani vaksinasi sudah dipantau. Dinyatakan sehat dan siap mendapatkan vaksin Sinovac,” katanya. (dwi/sky)

Jogja Raya