RADAR JOGJA – Tenaga kesehatan punya tugas baru di masa vaksinasi ini. Menjadi vaksinator. Termasuk saat vaksinasi masal yang digelar Pemkot Jogja di tiga lokasi.

Tutik Suryawati, merupakan salah satu vaksinator dari Puskesmas Gondokusuman II Kota Jogjakarta. Dia ditugaskan di TKP ABA. “Untuk waktu perharinya terdapat shift-shiftan, dihitung empat jam per-shift-nya, ”ujar Wati pekan lalu. Untuk pembagiannya terdapat 18 Puskesmas, lalu di plot untuk tiga tempat, masing-masing lokasi terdapat enam puskesmas yang kemudian dibagi dua shift, jadi satu shift dipegang tiga puskesmas.

Dalam sehari Wati bisa meyuntikkan vaksin ke 70-an orang. Menyuntik orang lain tidak selalu berjalan lancer. Wanita 33 tahun iu juga pernah menemukan orang yang takut terhadap jarum suntik kebanyakan adalah pria. “Mungkin karena trauma, atau karena jarang sakit, jadi liat jarum saja udah takut,” jelas Wati. Namun dia mempunyai cara sendiri untuk menenangkan pasien sebelum akhirnya disuntik.

Menurut wati persiapan sebelum ditugaskan biasanya yang pertama stamina yang terjaga dengan mengkonsumsi vitamin. Kemudian untuk persiapan vaksinya yang dikhawatirkan ada kejadian setelah imunisasi.

Wati mengaku senang banyak suka yang dialami selama menjalankan tugas. Karena bisa bertemu dengan para tenaga kesahatan lainnya. Tidak hanya dari puskemas saja melainkan ada dari RS serta klinik umum. “Bisa tambah teman, meski capai,” ungkapnya. (mg/pra)

Jogja Raya