RADAR JOGJA – Vaksinasi yang mulai dilakukan pemerintah disambut baik. Beragam tanggapan positif mengemuka pasca vaksinasi di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg. Mereka adalah para pelayan publik dan juga pelaku usaha di kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Mulai dari pedagang, tukang becak, kusir andong, karyawan toko hingga pegawai hotel.

Ketua Paguyuban Becak Kayuh Istimewa Paimin mengaku senang ikut andil dalam program vaksinasi. Pria berusia 68 ini memastikan tidak ada efek samping pasca menjalani suntik vaksin. Dalam kesempatan ini dia mengajak agar warga berperan aktif menyambut vaksinasi.

“Sudah divaksin tadi disaksikan langsung oleh pak Jokowi dan ditanya ada efeknya tidak, saya jawab engga ada. Saya mengharapkan teman-teman yang lain bisa diikut sertakan semua biar aman,” jelasnya usai menerima vaksin, Senin (1/3).

Paimin menyadari bahwa program pemerintah pusat ini sangatlah penting. Sebagai penopang transportasi di bidang pariwisata, menurutnya kesehatan sangatlah penting. Tak hanya bagi dirinya tapi juga para penumpangnya.

Dengan adanya vaksin, dia berharap keadaan perekonomian berangsur pulih. Para wisatawan juga lebih nyaman saat menggunakan jasa wisata maupun saat berbelanja. Ini karena para pelaku usaha di kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo telah menjalani vaksinasi.

“Kami ini kan juga pelaku wisata, semua membawa wisatawan baik itu mancanergara maupun domestik itu sama-sama harus dijaga. Harapan untuk kekebalan supaya tidak terkena corona. Bisa lebih terlindungi,” katanya.

Paimin mengakui ada penurunan pemasukan pasca pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sebagai perbandingan, setidaknya dia bisa mendapatkan Rp 100 ribu perhari. Kini, pasca pandemi, pemasukan bisa kosong untuk setiap harinya.

Pria paro baya ini sempat beralih profesi sebagai kuli bangunan. Begitupula rekan-rekan seprofesinya. Ini karena sama sekali tak ada kunjungan wisata. Khususnya yang memanfaatkan jasa transportasi becakĀ  kayuh.

“Iya kemarin sempet saat ada proyek tapi yo loro neng awak. Teman-teman yang lain cari pekerjaan lain, ada tukang bangunan. Kalau sampai berlangsung bertahun-tahun ya seperti apa nasib kita,” sambatnya.

Salah seorang anggota Komunitas Andong Jogjakarta Wasto Sutrisno bersyukur terpilih sebagai penerima vaksin Covid-19. Dia mengapresiasi gerak cepat pemerintah atas program vaksinasi. Terlebih fokus utama adalah pelaku usaha sektor ekonomi menengah ke bawah.

Dengan adanya vaksinasi, Wasto merasa lebih percaya diri. Terutama untuk pendukung kesehatan saat beraktivitas diluar ruang. Baik bagi kesehatan personal maupun kepada calon penumpangnya.

“Kalau sudah vaksin, melayani wisata di Jogja semua bisa aman damai. Masalah Covid-19 memang terjadi penurunan pendapatan dan sangat beban. Saya harap Covid-19 bisa segera selesai agar kembali semula. Kota Jogja ini kota pariwisata supaya pengunjung pulih seperti semula,” harapnya.(dwi/sky)

Jogja Raya