RADAR JOGJA – Meski sedang mengikuti tes masuk TNI AU, Saddam Emirudin Gaffar tetap dipertahankan PSS Sleman. Bersama empat pemain jebolan akademi PSS lainnya. Mereka adalah Dimas Fani Firmansyah, Wahyu Boli, Ifan Nanda, dan Bagas Umar.

Ya, jelang turnamen pramusim Piala Menpora 2021 sejumlah tim mulai melakukan bongkar pasang skuadnya. Langkah tersebut pun diikuti klub berjuluk Super Elang Jawa itu.

Kiper muda PSS Dimas Fani mengaku sangat senang dapat kembali dipercaya manajemen. Dia bersyukur jadi salah satu pemain yang dipertahankan Super Elja. “Alhamdulillah masih bisa bareng teman-teman senior dan masih bisa dikasih kesempatan buat main di liga 1. Ya tentunnya ini belum apa-apa masih awal karir, perjalanan masih panjang buat saya,” kata kiper asal Pati, Jawa Tengah itu kepada Radar Jogja, Jumat (26/2).

Yang pasti Fani, sapaan akrabnya ingin bisa berkontribusi di musim ini. Sekaligus membawa Super Elja terbang tinggi. “Kesempatan ini nggak bakalan saya sia-siakan, saya bakalan kerja keras dan belajar terus sama senior terutama sama mas Ega Rizky,” ujarnya. “Terimakasih juga buat manajemen dan tim pelatih yang masih percaya sama saya,” tambah Fani.

Saat ini klub kebanggaan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) itu total sudah memperpanjang kontrak 19 pemain musim lalu. Sedangkan ada 10 pemain yang resmi hengkang. Di antaranya Luthfi Kamal, Efdal Prastiyo, Alex Sander, Burhan Ikmalludin, Hamdan Zamzani, Naufal Rahmanda, Hendra Molle, I Gede Sukadana, Dimas Galih dan Yevhen Bokhashvili.

Sementara masih ada empat pemain yang belum tanda tangan kontrak atau berpeluang hengkang. Seperti Irfan Bachdim, Guilherme Batata, Zah Rahan Krangar, dan Aaron Evans.

Terkait hal itu, Manajer PSS Danilo Fernando mengatakan, alasan melepas pemain karena berbagai pertimbangan dan kebutuhan tim pelatih. Meski diakui Danilo, keputusan melepas pemain bukan perkara mudah, apalagi mereka sudah berkontribusi untuk tim.

“Musim ini kami memang lepas beberapa pemain, pemain asing lainnya masih dalam evaluasi dan pertimbangan. Tidak sembarangan mengambil keputusan, meski kontrak juga sudah selesai semua,” bebernya. “Yang jelas kami sudah bergerak sebelum ada keputusan Piala Menpora. Sedikit lagi proses negosiasi akan selesai,” imbuh mantan pemain Persebaya itu. (ard/pra)

Jogja Raya