RADAR JOGJA- Walikota Jogja Haryadi Suyuti menuturkan, Presiden Jokowi dijadwalkan meninjau langsung vaksinasi massal pedagang Pasar Beringharjo dan kawasan Malioboro Senin (1/3) mendatang.

Sebanyak 19.897 Pedagang, PKL dan Warga di Kawasan Pasar Beringharjo dan Malioboro  akan divaksin massal pada 1 hingga 6 Maret 2021.

“Jadi cuma dua agenda di sini menyaksikan vaksinasi massal bagi warga masyarakat, pedagang, kaki lima dan Pedagang pasar (Beringharjo) juga warga masyarakat pelaku usaha Malioboro,” katanya Sabtu (27/2).

Haryadi menjelaskan, “Acara selanjutnya Jokowi direncanakan akan naik kereta dari Stasiun Tugu ke Stasiun Solo. Jokowi tampaknya ingin mencoba KRL yang baru,”tambahnya.

Terkait kunjungan orang nomor 1 di Indonesia tersebut, Wali Kota Jogja  Haryadi Suyuti mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) agar tidak terjadi kerumunan.

“Sudah saya sampaikan kepada Kasetpres bahwa ini rawan (kerumunan) tolong BPM istana yang klir. BPM itu Biro pers dan media,” kata Haryadi.

Apa yang dilakukan Haryadi ini wajar, dia tentu belajar dari kunjungan RI 1 di Maumere, NTT beberapa waktu lalu. Sambutan antusias dari masyarakat ke Jokowi menimbulkan kerumunan.

“Kemarin beliau RI 1 di Maumere ujan-ujan di sawah kui dadi viral ra entek-entek (tidak habis-habis),” katanya.

Sementara itu kunjungan Jokowi ke Beringharjo dijadwalkan pada siang hari. Terlebih pasar sendiri merupakan tempat di mana ramai orang.  “Kami akan antisipasi sebaik-baiknya Minggu (28/2) , akan rakor,” ujarnya.

Sebagai wali kota, Haryadi merasa bertanggung jawab jika terjadi sesuatu esok. Haryadi sempat mengusulkan apa perlu pasar ditutup sementara tetapi Kasatpres berencana membuat barikade agar tidak terjadi kerumunan.  “Jadi tadi dibilang Paspampres akan buat barikade yang orange itu,” katanya.

Di sisi lain, Haryadi meminta kepada warga agar wajib memakai masker. Hal ini penting apabila ternyata terjadi kerumunan yang tidak diinginkan.

“Setidaknya kalau pun toh adakerumunan yang tidak bisa terhindarkan warga masyarakat saya minta memakai masker. Jangan sampai seperti di Maumere ada yang tidak pakai masker. Semua bermasker, saya akan ingatkan, terkontrol kondisi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan bahwa untuk memvaksin 19.897 orang tersebut telah disiapkan 280 vaksinator setiap harinya. Mereka berasal dari fesyankes yang ada di Kota Jogja.  “Kita juga dibantu oleh RSUP Dr Sardjito juga,” ujarnya. (sky)

Jogja Raya