RADAR JOGJA – Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran tadi malam (25/2) pukul 18.42. Awan panas guguan tercatat di seismogram dengan amplitudo 51 mm dan durasi 175 detik. Tinggi kolom tidak teramati karena puncak berkabut.

“Estimasi jarak luncur kurang lebih 1,9 kilometer ke arah barat daya,” jelas Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Hanik Humaida. Luncuran awan panas kali ini terbilang cukup panjang dibanding luncuran sebelumnya.

Sementara itu, Lurah Glagaharjo Suroto menuturkan, usai awan panas guguran sempat terjadi hujan abu tipis di wilayahnya. Meski demikian, hal itu tidak membuat warga dari Kalitengah Lor turun ke barak pengungsian. “Masih di rumah, aman kondisinya. Tidak apa-apa,” beber Suroto.

Terpisah, Komandan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Sugiyanto mengaku belum ada informasi terkait turunnya masyarakat untuk mengungsi. Baik dari wilayah Turgo yang masuk Purwobinangun, Pakem, maupun Kalitengah Lor di Cangkringan. “Kondisi pergerakan angin landai,” katanya. (eno/laz)

Jogja Raya